Suara Denpasar - Anas Urbaningrum akan segera menyelesaikan masa hukumannya setelah dinyatakan terbukti telah melakukan korupsi proyek Hambalang pada tahun 2013.
Nama Anas Urbaningrum memang tidak asing bagi masyarakat Indonesia, pasalnya Anas sempat terpilih sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat.
Meski demikian, kepemimpinan Anas Urbaningrum di Partai Demokrat tidak berlangsung lama karena dirinya harus tersandung kasus hambalang yang menyeretnya ke sel tahanan.
Dikutip dari Suara.com pada Selasa (4/4/2023) berikut profil singkat perjalanan karir politik Anas Urbaningrum dari masa ke masa.
Perjalanan politik Anas Urbaningrum dimulai ketika dirinya menyelesaikan studi Sarjana Ilmu Politik di Universitas Airlangga pada tahun 1992 dan studi Magister Sains Ilmu Politik di Universitas Indonesia pada tahun 2000.
Anas kemudian melanjutkan studinya doktoralnya bidang Ilmu Politik di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.
Sebagai mahasiswa, Anas Urbaningrum juga aktif di organisasi pergerakan mahasiswa, yaitu Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Dirinya berhasil terpilih sebagai Ketua Umum PB HMI untuk periode 1997-1999.
Berkat kemampuannya yang gemilang, Anas kemudian bergabung kedalam Tim Seleksi Partai Politik untuk menyeleksi peserta pemilu tahun 1999.
Anas mencatatkan namanya sebagai tokoh muda berpengaruh setelah dirinya dipercaya untuk menduduki keanggotaan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada tahun 2004.
Baca Juga: Anas Urbaningrum Bebas 10 April 2023, Partai Kebangkitan Nusantara Siapkan Jabatan Khusus?
Namun, pada 8 Juni 2005 Anas Urbaningrum memutuskan untuk mengundurkan diri dan kemudian bergabung dengan Partai Demokrat setelah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terpilih menjadi presiden.
Pada periode 2009-2014, Anas terpilih sebagai anggota DPR RI dapil Jawa Timur VII dan kemudian dipercaya menjadi Ketua Umum Fraksi Partai Demokrat di DPR RI.
Namun lagi-lagi Anas memilih untuk mundur dari jabatannya sebagai Anggota DPR RI periode 2009-2014 setelah dirinya terpilih sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat pada tahun 2010.
Hingga pada akhirnya, Anas menyatakan berhenti menjadi Ketua Umum DPP Partai Demokrat pada tahun 2013 menyusul kasus dugaan korupsi proyek Hambalang. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
6 Parfum Pria Tahan Lama yang Cocok di Iklim Tropis, Wanginya Segar dan Maskulin
-
Kisah Masa Lalu Bahlil Lahir dari Anak ART: Ibu Saya Tukang Cuci, Ayah Buruh
-
4 HP Spek Premium untuk Gaming Berat hingga Fotografi Kualitas Tinggi
-
Studio Passione Garap Anime Gourmet Berjudul I Love Dokagui! Mochizuki-san
-
Diserang dari Seluruh Penjuru, Infantino Mohon Maaf Batal Jual Saham Piala Dunia
-
BRI Consumer Expo 2026 Hadir di PIK2, Saat Tepat Wujudkan Rumah dan Kendaraan Impian
-
BRI Consumer Expo 2026 Goes to PIK2: Banyak Promo Menarik untuk Pembelian Rumah dan Mobil Baru
-
Suspensi Berlanjut, Saham WIKA Masih Belum Bisa Dibeli
-
Investor China Ancam Seret Proyek PSEL Makassar ke Arbitrase Internasional, Klaim Rugi Rp2,4 T
-
Peringatan 81 Tahun Bom Hiroshima Menuntut Penghapusan Senjata Nuklir Dunia Sekarang