Suara Denpasar – Dalam Islam, perempuan yang sedang haid tidak boleh berpuasa. Meskipun begitu, ada beberapa amalan yang bisa dilakukan oleh perempuan muslim saat haid? Berikut Ulasannya.
Melansir dari Nu Online, saat sedang haid, seorang muslim diharamkan untuk berpuasa. Tak hanya itu, dalam kitab Taqrib juga disebutkan wanita haid dilarang untuk salat, membaca Al-qur'an, menyentuh dan membawa mushaf, masuk masjid, thawaf, jima, dan bersenang-senang di sekitar organ kemaluan.
Namun, mazhab Maliki memperbolehkan wanita haid membaca Alquran. Sedangkan Mazhab Hambali membolehkan wanita haid beritikaf di masjid.
Lantas, apakah itu berarti wanita tidak bisa mendulang pahala selama bulan Ramadhan? Jawabannya, wanita haid tetap bisa mendapat pahala saat bulan Ramadhan. Melansir dari Suara.com, berikut ulasannya.
1. Mencari ilmu
Mencari ilmu bersifat wajib faidlah. Selain bisa diniati sebagai ibadah, mencari ilmu juga memberi manfaat yang besar. Kalian bisa melakukannya dengan membaca buku, mengikuti kajian, atau mencari bimbingan guru.
Bahkan, dalam sebuah hadis riwayat Ad-Dailami menyebut bahwa salah satu bentuk jihad adalah mencari ilmu.
"Belajarlah ilmu, sesungguhnya belajar ilmu karena Allah adalah suatu bentuk ketakwaan. Mencari ilmu adalah ibadah, menelaahnya adalah tasbih, dan mengkajinya adalah jihad." (HR Ad-Dailami)
2. Berdzikir
Baca Juga: Inilah 4 Strategi Pemasaran di Bulan Ramadhan yang Wajib Kamu Coba
Tidak ada larangan berdzikir bagi perempuan saat haid. Sehingga, kalian bisa mengucap tasbih, tahmid, takbir, haulawah, dan sebagainya agar senantiasa mengingat Allah S.W.T.
Dalam hadist riwayat Imam Bukhari menyebut bahwa Rasulullah pernah bersabda, "Perumpamaan antara orang yang dzikir kepada Tuhannya dan yang tidak, seperti antara orang yang hidup dan yang mati".
Bukan hanya perempuan yang sedang Haid, seluruh umat muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak berdzikir terutama di bulan Ramadhan untuk meraih anugerah malam Lailatul Qadar.
3. Berdoa
Perempuan yang sedang haid bisa membaca doa dengan menggunakan bahasa apa saja dan kapan saja. Bahkan, Doa disebut sebuah juga sebagai Mukhul Ibadah atau otak dari ibadah.
4. Mendengarkan ayat Al-Quran
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
5 Clay Mask Mugwort Lokal untuk Wajah Lebih Bersih, Tenang, dan Bebas Kilap
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa
-
Mustapha Hadji, Maestro Lapangan Tengah Maroko yang Bersinar di Piala Dunia 1998
-
Promo JSM Alfamart Hari Ini 8 Mei 2026, Diskon Minuman hingga Kebutuhan Dapur, Belanja Makin Hemat!
-
Of Love and Other Demons: Kritik Tajam terhadap Takhayul dan Prasangka
-
Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN
-
Profil Timnas Pantai Gading: Generasi Baru Gajah Afrika Siap Mengguncang Piala Dunia 2026
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak
-
Langkah Pemkot Malang Mengurai Benang Kusut Pasar Kebalen