- Anggota IV BPK RI, Haerul Saleh, meninggal dunia akibat musibah kebakaran di kediamannya, Jakarta Selatan, pada Jumat pagi.
- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan duka cita mendalam saat mengantar jenazah almarhum di RSUD Pasar Minggu.
- Mentan mengenang Haerul Saleh sebagai sosok berintegritas tinggi yang memiliki dedikasi besar terhadap tata kelola pemerintahan di Indonesia.
Suara.com - Suasana duka sempat menyelimuti pelataran RSUD Pasar Minggu, Jakarta, Jumat siang.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman tak kuasa menyembunyikan kesedihannya saat mengantar jenazah Anggota IV BPK RI, Haerul Saleh, menuju mobil ambulans.
Kepergian Haerul Saleh yang begitu mendadak akibat musibah kebakaran di kediamannya meninggalkan luka mendalam bagi banyak pihak.
Amran menceritakan, musibah itu terjadi di tengah aktivitas almarhum mengawasi renovasi rumah. Dalam sekejap, api dan asap hitam menguasai keadaan.
"Kami keluarga besar Kementerian Pertanian turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Haerul Saleh," tutur Amran.
Di mata Mentan, Haerul adalah teladan integritas. Ia mengenang almarhum sebagai sosok yang tenang namun memiliki dedikasi luar biasa bagi negara.
“Beliau adalah pribadi yang baik, tenang, sederhana, dan memiliki komitmen besar dalam menjaga integritas serta tata kelola pemerintahan yang baik,” puji Mentan Amran.
Menurutnya, pengabdian almarhum terhadap profesionalisme tidak perlu diragukan lagi.
“Beliau sosok yang sangat menghargai kerja keras dan selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara. Kami kehilangan salah satu putra terbaik bangsa yang telah banyak mengabdikan diri untuk Indonesia,” kata dia.
Baca Juga: Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya
Menutup penghormatannya, Amran berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
“Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosa dan khilafnya, dilapangkan kuburnya, serta seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan,” ucapnya.
Seperti diberitakan, sebelumnya peristiwa kebakaran melanda kediaman Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Haerul Saleh, di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan, pada Jumat (8/5/2026) pagi.
Insiden nahas ini membawa duka mendalam setelah Haerul dikonfirmasi meninggal dunia akibat terjebak dalam kobaran api di rumahnya sendiri. (Antara)
Berita Terkait
-
6 Fakta Kebakaran Rumah di Tanjung Barat yang Tewaskan Anggota BPK Haerul Saleh
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu
-
Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan
-
Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak
-
Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku
-
Gus Ipul Konsultasi Soal Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp 27 Miliar ke KPK
-
Peneliti Ungkap Hubungan Penyusutan Danau Turkana dengan Aktivitas Gempa Bumi
-
JPPI Kritik Keras SE Mendikdasmen, Guru Honorer Terancam Tersingkir dari Sekolah Negeri
-
Jadi Peternak Kambing tapi Berizin Direktur, WNA Myanmar Terancam Deportasi dari Yogyakarta
-
8 Fakta Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk BBM di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar
-
6 Fakta Kebakaran Rumah di Tanjung Barat yang Tewaskan Anggota BPK Haerul Saleh