Suara Denpasar - Beredar sebuah kabar yang menarasikan bahwa seluruh aset keluarga, Megawati dan Puan Maharani dirampas pemerintah.
Klaim terkait yang mengatakan bahwa seluruh aset keluarga, Megawati dan Puan Maharani dirampas pemerintah, disebarkan oleh kanal Youtube dengan 333ribu pengikut bernama RUANG INDONESIA.
"Petaka.. Seluruh aset keluarga berhasil dirampas" judul video tersebut dikutip Suara Denpasar, Rabu(12/4/2023)
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa potret yang menampilkan sosok Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani.
"Benar - Benar Terjadi!! Petaka Menimpa Keluarga Soekarno, Megawati dan Puan Maharani nasibnya jadi begini" tulis narasi dalam thumbnail video.
Video tersebut telah disaksikan oleh 3,8ribu pengguna, sejak diunggah pada Senin, (10/4/2023).
Lantas apakah klaim terkait dirampasnya aset keluarga, Megawati dan Puan Maharani benar adanya?
CEK FAKTA
Setelah melakukan penelusuran, klaim yang mengatakan bahwa seluruh aset keluarga Megawati dan Puan Maharani berhasil dirampas merupakan informasi yang salah.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Tuding Puan Maharani Kecolongan? Buntut DPR Israel Ikut IPU di Bali
Judul maupun thumbnail video tersebut sangat berbeda dengan isi dalam video.
Faktanya, unggahan tersebut hanya berisi potongan video dari presiden Jokowi, Ahmad Sahroni, Prabowo Subianto, dan Mahfud MD yang dijadikan menjadi satu.
Salah satu potongan video tersebut ternyata serupa dengan video yang diunggah oleh kanal YouTube KOMPASTV, pada (3/4/2023). Yang berjudul “RUU Perampasan Aset Tak Kunjung Dibahas, Mahfud MD Minta Dukungan Dari DPR”
Dalam video tersebut dijelaskan, tentang keluhan Mahfud MD yang kesulitan mengesahkan produk hukum, salah satunya RUU Perampasan Aset Hasil Tindak Pidana.
Selain itu, foto yang digunakan sebagai thumbnail video tersebut juga bukan tentang penyitaan aset Megawati dan Puan Maharani. Melainkan artikel terkait saat penutupan Rakernas III PDI Perjuangan di Ecopark.
Foto tersebut diambil dari media beritasatu.com yang berjudul "Megawati Pernah "Interogasi" Intel ketika Pilkada Bali"
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Pamit Mundur! Jokowi Memutuskan Hengkang dari PDI Perjuangan, Megawati Syok Berat?
-
Sepakat dengan PDIP, Ganjar Pranowo Tolak Timnas Israel Atas Perintah Megawati?
-
Megawati Absen di Rapat Koalisi Presiden Jokowi, Puan Maharani Klarifikasi: 'Bukannya Tak Mau Hadir, Namun...'
-
Tolak Timnas Israel di Piala Dunia U-20 Karena Perintah Megawati? Ganjar Pranowo: Rasa-Rasanya...
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati