Suara Denpasar – Dalam podcastnya sendiri, Deddy Corbuzier mengungkapkan kekesalannya pasca tersiarnya kabar yang diduga adalah pelecehan seksual. Oknum yang dimaksudkan adalah seorang tokoh agama dunia, Dalai Lama.
Dilansir dari kanal YouTube Deddy Corbuzier, Rabu (12/04/2023), Deddy Corbuzier atau biasa dipanggil Deddy ini menjelaskan tentang kronologi kejadian yang menimpa seorang anak dalam sebuah acara di mana Dalai Lama diduga telah melakukan pelecehan seksual kepada anak tersebut.
“Saya sebenarnya gak pengen ngomongin beginian, tapi kayaknya gak kuat banget kalau gak ngomongin beginian. Karena videonya ada di mana-mana. Dah nonton belum tentang video Dalai Lama yang lagi kontroversial dan kenal cancel?” Tegas Deddy menjelaskan diawal podcastnya.
Deddy pun kembali menceritakan kronologi kejadiannya. Seorang anak kecil mengenakan baju berwarna kuning, meminta kepada Dalai Lama untuk bisa memeluknya lalu mencium bibir anak kecil yang berjenis kelamin laki-laki tersebut.
Selang beberapa saat Dalai Lama terdiam sejenak, lalu berkata, “suck my tongue.” Yang artinya kurang lebih “hisap lidahku.”
Setelah memutar video tentang Dalai Lama dalam kanal YouTubenya, Deddy pun selanjutnya menyampaikan sebuah keterangan bahwa, dia tidak ingin informasi yang disampaikannya ini menjadi sebuah masalah nantinya.
“Nah kalau kalian udah lihat videonya, kalian bisa berkomentar di bawah. Karena saya gak mau nanti kata-kata saya, bahwa saya mengatai agama tertentu, oknum tertentu, atau apa, gak gak no.” Jelas Deddy.
Menurut Deddy, “Because I think, this is wrong.” Pertama anak kecil itu tidak mengerti banyak hal, yang mana anak tersebut kata Deddy masih di bawah 8 tahun. Di mana keadaannya, sulit bagi anak tersebut untuk menolaknya, karena berada di tempat yang ramai.
Ketika Dalai Lama berkata, “suck my tongue.”
Baca Juga: Persib Bandung Dipastikan Gagal Berlaga di Asia? Begini Penjelasan Lengkapnya
Deddy memberi respon yang cukup tegas, “Buat saya ini adalah pelecehan seksual dan gua capek ngomongin pelecehan seksual yang dilakukan oleh pemuka agama.” Sekali lagi Deddy menegaskan bahwa ini adalah pendapat dari dirinya. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Pilih Dimarahi Deddy Corbuzier Atau Sabrina Chairunnisa? Azka dan Nada Kompak Beri Jawaban: Kalau Papa...
-
Kelas! Jawaban Deddy Corbuzier ke Onad Saat Ditanya Kenapa Ada Neraka Kalau Tuhan Maha Cinta
-
Marak Penembakan di Amerika, Deddy Corbuzier: Ya Gimana Ranch Market Jual Senjata
-
Gereja Jadi Target Bom, Deddy Corbuzier: Tidak Usah, Izin Bangunan Saja Sudah Susah!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup
-
Joo Hyun Young Susul Park Min Young, Bakal Beradu Peran di Drama Nine to Six
-
Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?
-
Jangan Langsung Dicuci! Ini Cara Merawat Baju Olahraga Agar Tetap Awet dan Tidak Bau
-
Anti-Bokek! Ini 5 Ide Bisnis Menjanjikan Pasca-Lebaran yang Wajib Dicoba
-
Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit
-
7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel
-
Kini Ubah Penampilan Jadi Laki-Laki, Lucinta Luna Minta Dukungan Publik
-
Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol
-
Momen Idulfitri: Wali Kota Makassar Minta Wejangan Khusus JK untuk Masa Depan Kota