Suara Denpasar - Persib dikabarkan resmi di blacklist dari Asian Football Confederation Asian Football Confederation (AFC) oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Hal tersebut mulai viral dari kanal YouTube Lingkar Football dengan judul 'PERSIB RESMI DI BLACKLIST DARI AFC OLEH PSSI! Bobotoh Kecewa Tiba2 Aturan Berubah' yang tayang pada Rabu (12/4/2023).
Tak hanya itu, thumbnail konten tersebut pun menampilkan judul yang sama yaitu 'Persib di blacklist dari AFC oleh PSSI' dengan gambar pemain Persib yang sedang saling merangkul di pojok kanan kiri.
Video tersebut kini telah ditonton sebanyak 3,6 ribu kali disertai beragam komentar dari netizen.
Benarkah Persib di blacklist dari AFC oleh PSSI? simak fakta selengkapnya.
CEK FAKTA
Setelah ditelusuri, video berdurasi 2 menit 32 detik tersebut sama sekali tidak menyebutkan atau menampilkan informasi bahwa Persib resmi di blacklist dari AFC oleh PSSI.
Narator dalam konten YouTube tersebut menyampaikan informasi bahwa regulasi baru tiket AFC tidak menguntungkan bagi Persib.
Regulasi baru AFC menerapkan bahwa klub yang berhasil menjadi runner up di musim ini berhak berlaga di AFC tanpa harus bertanding dengan runner up musim lalu.
Persib sebagai runner up musim lalu mau tak mau harus kehilangan kesempatan untuk bertanding di laga sepak bola terbesar kedua se-Asia akibat perubahan regulasi tersebut.
Baca Juga: Penampilan Devano Danendra Dapat Gunjingan dari Circle Sosialita Iis Dahlia, Seperti Apa?
Saat ini Persib menempati posisi ketiga dibawah PSM Makassar yang menjadi juara dan Persija Jakarta sebagai runner up musim ini.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa Persib tidaklah di blacklist dari AFC oleh PSSI, melainkan klub tersebut tidak mempunyai kesempatan untuk memperebutkan tiket AFC dengan melawan runner up musim ini akibat adanya perubahan regulasi.
Tidak relevannya judul serta thumbnail video dengan konten yang ditampilkan kanal YouTube Lingkar Football, maka pernyataan 'Persib Resmi di Blacklist dari AFC oleh PSSI' dapat dipastikan HOAX. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Panas! Teddy Tjahjono dan Luis Milla Sepakat Coret 13 Pemain karena Tak Percaya Pelatih?
-
Cek Fakta: Bobotoh Serang Bojan Malisic Usai Persib Kalah, Benarkah?
-
Persib Bandung Dipastikan Gagal Berlaga di Asia? Begini Penjelasan Lengkapnya
-
Peluang Terakhir Persib Duduki Posisi Kedua Klasemen Liga 1, Luis Milla: Apakah Saya Masih Dipercaya?
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM
-
Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah
-
Antrean 1.000 Pencari Kerja di Malaysia Jadi Alarm, Indonesia Terancam Hadapi Situasi Serupa!
-
Piala Dunia 2026: Timnas Iran Tinggalkan Pesan Menyentuh di Stadion Los Angeles Usai Laga
-
4 Adaptor Fast Charging yang Awet dan Tak Bikin HP Panas
-
Revisi Aturan Outsourcing, Wamenaker Jamin Tak Ganggu Iklim Investasi
-
5 Rekomendasi HP Murah Baterai Jumbo dan Fast Charging, Cocok untuk Driver Ojol
-
Arena Judi Sabung Ayam Dekat Masjid dan Rumah Tahfiz Digerebek, Ternyata Milik Pengacara
-
Mahasiswa Kembali Geruduk DPR, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Merah Putih
-
Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!