Suara Denpasar – Perseteruan antara eks Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum dengan mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY dikabarkan semakin memanas.
Seperti diketahui, Anas Urbaningrum yang mendekam di balik jeruji besi selama 9 tahun karena tersandung kasus korupsi proyek Hambalang, kembali masuk ke kancah perpolitikan usai dirinya dinyatakan bebas dari Lapas Sukabumiskin, Bandung, Selasa (11/4/2023).
Setelah menyinggung skenario di balik penjeblosannya yang menyeret nama SBY selaku Ketua Umum Majelis Tinggi Demokrat. Kini beredar kabar jika Anas datang menemui Mahfud MD untuk menyerahkan bukti kejahatan SBY dalam kasus yang pernah menjeratnya.
Kabar tersebut diketahui melalui sebuah video dari kanal YouTube PILIHAN RAKYAT, yang diunggah pada Rabu (12/4/2023).
“ANAS TEMUI MAHFUD MD – DENGAN MEMBAWA BUKTI KUAT KEJAHATAN SBY – SIAP” DIJEBLOSKAN,” demikian judul yang disajikan pengunggah video.
Agar lebih menarik, video tersebut juga dilengkapi thumbnail berisikan potret Anas yang sedang menyerahkan sebuah map berwarna merah kepada Mahfud MD, serta ditambah keterangan narasi serupa judul.
Hingga kini, video berdurasi 10 menit 37 detik itu telah disaksikan lebh dari 40 ribu kali, serta dipenuhi beragam komentar yang kebanyakan mendukung tindakan berani Anas untuk membasmi para koruptor.
Lantas, benarkah klaim video tersebut?
CEK FAKTA:
Baca Juga: Tersandung Kasus Korupsi Proyek Hambalang, Anas Urbaningrum Bernasib Malang
Setelah ditelusuri, rupanya video tersebut memiliki beberapa kejanggalan.
1.Ketidaksesuaian Isi dengan Judul
Video tidak menyajikan informasi yang sesuai dengan judul yang dinarasikan. Pasalnya, konten yang seharusnya mengulas seputar pertemuan antara Anas dan Mahfud MD yang disebut-sebut bertujuan untuk menyerahkan bukti kejahatan yang dilakukan SBY.
Justru hanya membahas pernyataan dari Anas terkait adanya skenario besar yang kemudian dikaitkan dengan SBY tanpa menyajikan bukti valid. Selain itu, tayangan ini juga berisikan dua pandangan berbeda terhadap apalah Anas atau SBY yang perlu meminta maaf terhadap satu sama lain.
2. Relevansi Tayangan Konten
Alih-alih menyaikan cuplikan momen pertemuan antara Anas dengan Mahfud MD. Video ini malah menayangkan beberapa tokoh. Dua di antaranya ialah Gede Suardika Pasak yang memberikan pernyataan bawa Partai Demokrat dan SBY harus meminta maaf kepada Anas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?