Suara Denpasar - Wali Kota Bandung, Yana Mulyana terkena OTT KPK, ia ditangkap pada Jum'at, (14/4/2023) oleh KPK untuk diperiksa.
Terkena OTT KPK, Yana Mulyana kini diperiksa KPK di Jakarta usai operasi tangkap tangan.
Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan kepada Suara Serang bahwa, dari operasi tangkap tangan atau OTT KPK satu di antara mereka Wali Kota Bandung, Jawa Barat.
"Mereka ada delapan dan satu di antara mereka Wali Kota Bandung, dan sudah dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan," kata Ali Fikri, dikutip dari soreang.suara.com pada Minggu, (16/4/2023).
Wali Kota Bandung Yana Mulyana terjerat kasus korupsi terkait dugaan suap pengadaan CCTV dan jasa penyedia internet.
Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri mengakui hal itu, dan saat ini Yana Mulyana termasuk 8 orang lainnya yang terjaring OTT sedang diperiksa di gedung KPK berkantor, Sabtu 15 April 2023.
"Ya, diduga suap pengadaan CCTV dan jasa penyedia internet," kata Ali
Saat operasi tangkap tangan alias OTT, penyidik KPK menyita sejumlah uang dalam bentuk rupiah, dan mengamankan sembilan orang dalam dugaan kasus korupsi suap itu.
"Sembilan orang sedang diperiksa di ruang penyidik KPK," kata Ali Fikri menerangkan.
Kemudian, usai pemeriksaan terhadap Wali Kota Bandung Yana Mulyana dan 8 orang lainnya. Akan terlihat jelas nanti sikap dari KPK atas hasil pemeriksaan.
"Nanti akan kami sampaikan, dan 1 X 24 jam akan dikabarkan setelah penangkapan oleh KPK," pungkas Ali Fikri, Kabag Pemberitaan KPK. (Rizal/*)
Baca Juga: Begini Komentar Luis Milla Usai Persib Dibantai Persikabo, Perpisahan Manis I Made Wirawan Gagal
Berita Terkait
-
Ditangkap KPK, Wali Kota Bandung Yana Mulyana Disebut Curut yang Harus Dimusnahkan
-
Cek Fakta: SBY Akhirnya Diamankan KPK, Keputusan Anas Gandeng Yusril Berbuah Manis, Benarkah?
-
Wali Kota Bandung Yana Mulyana Kena OTT KPK Terkait Pengadaan CCTV
-
CEK FAKTA: KPK Berhasil Temukan Ruang Rahasia di Rumah Raffi Ahmad, Isinya Uang Miliaran?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Redmi Pad 2 4G, Tablet Rp2 Jutaan Paling Worth It? Kualitas Layar 2,5K 90Hz
-
400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran
-
Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia
-
Berapa Jumlah dan Siapa Saja Korban Pelecehan 16 Mahasiswa FH UI?
-
Wow! Hampir 50 Persen Penduduk Sulsel Masuk Kategori Penerima Bansos
-
Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD
-
Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN
-
Skip iPhone X: Ini 5 iPhone Terlawas yang Masih Layak Dibeli 2026
-
7 HP Oppo RAM 8 GB dengan Kamera Bagus, Hasil Jernih Cocok Buat Eksis di Medsos
-
Update Anyar Roblox di PS5, Hadirkan Peningkatan Performa dan Fitur Baru