Suara.com - Provinsi Lampung kini tengah mendapatkan perhatian dari publik. Setelah buruknya infrastruktur, pendidikan dan mental koruptif pejabatnya ditelanjangi oleh TikToker Bima Yudho Saputro, kini gaya hidup mewah pejabat daerahnya dibongkar di media sosial.
Salah satu yang mencuat belakangan ini adalah gaya hidup Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana yang dikupas oleh akun Twitter @PartaiSocmed beberapa waktu lalu.
Dalam unggahan itu, akun tersebut menyoroti sejumlah barang mewah yang dimiliki oleh Reihana. Di antaranya sebuah tas Hermes yang harganya mencapai Rp 200 juta.
Dalam cuitan lainnya, warganet juga menyoroti cincin yang dipakai Kepala Dinkes Lampung itu, di mana harganya diduga menyaingi harga cincin yang dipakai pengacara kondang Hotman Paris.
Unggahan itu lantas mendapatkan beragam tanggapan dari warganet. Tak sedikit mereka yang melontarkan komentar pedas.
“Koleksi lain tasnya kali aja netizen ada yang tau merk dan harganya. Oiya, Alphard di belakang itu KW kok, aslinya Suzuki Carry,” tulis salah satu warganet.
“Ntah kenapa barang-barang branded kalau yang pakai orangnya norak. Kok barang Branded gitu jatuhnya kek barang kelas Pasar Becek gitu yaa,” tambah warganet lainnya.
“Kenapa yah pejabat kalau flexing kekayaan style-nya gitu. Bener sih branded semua, tapi kok ya pada gak pas gitu di mata. Asal nempel barang mahal,” timpal warganet lainnya.
Lantas berapakah harta kekayaan Reihana? Simak ulasannya berikut ini.
Baca Juga: Beda Pendidikan TikToker Bima vs Gubernur Lampung Arinal Djunaidi
Berdasarkan data yang ada di website LHKPN, sosok Reihana terakhir kali melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 31 Desember 2022.
Adapun rincian harta kekayaannya adalah sebagai berikut:
I. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp1.958.250.000 (Rp 1,9 miliar)
1. Tanah dan bangunan seluas 498 m2/400 m2 terletak di Kab/Kota Bandar Lampung yang merupakan hasil sendiri sebesar Rp498.000.000 (Rp 498 juta).
2. Tanah seluas 4881 m2 terletak di Kab/Kota Pesawaran yang merupakan hasil sendiri sebesar Rp1.220.250.000 (Rp 1,2 miliar).
Berita Terkait
-
Beda Pendidikan TikToker Bima vs Gubernur Lampung Arinal Djunaidi
-
Waduh! Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Ditulis sebagai Koruptor Handal di Halaman Wikipedia
-
Viral Model Hijab Kadinkes Lampung Reihana Jadi Sorotan, Sesuai Ajaran Islam?
-
Keluarga Dukung Bimo Kritik Lampung, Siapkan Pengacara Jika Kasus Tetap Berlanjut
-
Dajjal Trending Imbas Kondisi Jalan Rusak di Lampung, 647 Jiwa Meninggal Akibat Kecelakaan Lalu Lintas
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung