Suara Denpasar-Akreditasi merupakan salah satu bagian terpenting dari sebuah universitas maupun program studi. Hal itu merupakan standar untuk menilai mutu atau kualitas dari sebuah perguruan tinggi.
Hal itu sebagaimana dijelaskan oleh Koordinator Kelembagaan LLDIKTI, Wayan Sudarma. Dikatakannya bahwa kualitas baik maupun buruk dari sebuah perguruan tinggi bisa dinilai dari akreditasi yang melekat.
Hal itu disampaikannya dalam acara penyerahan akreditasi Baik Sekali pada Program Studi Farmasi Klinis Universitas Bali Internasional, Denpasar pada Selasa (18/4/2023). Menurutnya, ada beberapa syarat bagi sebuah universitas atau program studi untuk meningkatkan akreditasinya.
Dimana harus memenuhi Tri Darma Perguruan Tinggi. Seperti contohnya jika di Pendidikan, dimakan mahasiswa menerima materi pendidikan. Lalu untuk dosen wajib memeiliki beberapa jurnal.
"Pada dosen penelitian harus ditingkatkan minimal memiliki beberapa jurnal dan terangkum dalam satu bentuk sistem. Dan itu yang akan mengarah mutu perguruan tinggi dan akreditasi yang akan dicapai,” sambungnya.
Sementara itu, Rektor Universita Bali Internasional (UNBI), Prof Dr dr I Made Bakta mengungkap, sejauh ini di UNBI sendiri program studi yang paling diminati adalah Farmasi Klinis.
Pertahunnya kurang lebih ada 100 siswa yang masuk. Tak hanya dari Bali, mereka datang dari NTT, NTB, hingga Jawa Timur. "Kita keunggulannya adalah prodi farmasi klinis. Jadi mereka setelah lulus akan bekerja di Apotek atau Pabrik,” katanya.
Tag
Berita Terkait
-
MAKI Kesulitan Tiket Pesawat, Berharap Bisa Hadir Praperadilan Rektor Unud 26 April Nanti
-
Nurdin Pilih Berangkat Mudik ke Lombok Lebih Awal Demi Hindari Macet
-
Heboh! Waitress Restoran di Badung, Bali Jadi Korban Pelecehan Seksual, Pelakunya Seorang WNA
-
Presiden Joko Widodo Diminta Menegur Gubernur Bali karena Terlalu Banyak Manuver
-
Ngeri! Target NasDem Bali Bukan Main: Wajib Dapat
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
Terkini
-
Cerita Pemkot Jakarta Timur Redakan Tawuran Lewat Dialog dan Olahraga
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Tak Mau Imbang, Adam Alis Ingin Persib Bandung Menang atas Persijap
-
Dapat Beasiswa Malah Bikin Onar, 3 Pelajar Sudan di Pringsewu Diciduk Imigrasi Bandar Lampung
-
Mauricio Souza Bangga Persija Jakarta Pecahkan Rekor Poin
-
Uang Rp1 M Disimpan di Kardus, Ini Siasat Abah Jempol Kelabui Korban Seleksi Akpol
-
Jelang Bela Timnas Indonesia, Kevin Diks Cetak Gol dan Masuk Tim Terbaik Bundesliga
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Gercep Bangun Mobil Transparan Request Prabowo, Pindad: Tunggu Tanggal Mainya