Suara Denpasar – Momen Ramadhan selalu lekat dengan salah satu ibadah yang juga merupakan kewajiban bagi muslim untuk menunaikannya yakni berzakat fitrah.
Pada umumnya, membayar zakat fitrah dengan menggunakan beras. Namun, ada juga yang menggunakan uang tunai. Lantas, bolehkah menggunakan uang tersebut sebagai asas membayar atau menunaikan zakat? Berikut ini pemaparan dari Buya Yahya secara rinci.
Dilansir dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, (16/5/2020), menurut ulama dari 3 madzhab yaitu Syafi’I, Hambali dan Maliki, zakat fitrah adalah dari makanan pokok yang kita makan. Karena makanan pokok kita adalah nasi, maka beraslah yang dikeluarkan sebagai zakat fitrah.
Besaran zakat yang dikeluarkan seperti penjelasan dari Buya Yahya adalah sebesar 1 sha’ sama dengan 4 kali genggam atau setara dengan 2,4 sampai dengan 2,8 ons diperkirakan diantara itu.
“Dalam madzhab kita Imam Syafi’i memang tidak dikeluarkan dalam bentuk uang, namun dalam madzhab Hanifah bisa digantikan dengan uang,” kata Buya Yahya, dikutip Suara Denpasar, Kamis (20/4/2023).
Mengingat zakat dengan menggunakan beras, dari sisi pembagian menurut Buya Yahya ada beberapa kesulitan sehingga mengambil kemudahannya dengan cara menggunakan uang.
“Dalam keadaan normal pun boleh kita ganti dengan uang,” ujar Buya Yahya.
“Mungkin mana yang lebih tepatnya, lebih nyaman bagi sang fakir itu sendiri. Bahkan bisa jadi dia lebih membutuhkan uang, sebab berasnya sudah ada namun lauk belum ada,” tambahnya.
Sementara terkait perbedaan yang terjadi, bukanlah sebuah permasalahan menurut Buya Yahya sehingga tidak perlu lagi diperdebatkan, jika semua bisa dipermudah.
Baca Juga: Pengobatan Tradisional Ida Dayak Semakin Viral, Buya Yahya Beri Tanggapan Begini
“Maka, yang harus tepat adalah penyaluran zakatnya yaitu kepada orang yang membutuhkannya atau orang yang berhak, baik fakir maupun miskin yang sesungguhnya,” jelas Buya Yahya. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Review Film Ready or Not 2: Here I Come, Adegan Aksi dan Gore Memuaskan!
-
3 Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17 yang Siap Bikin Malaysia Merana di Stadion Joko Samudro
-
Setelah Erika, Muncul Lagu 25 Karat dari ITB yang Bermuatan Pelecehan Seksual
-
Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif
-
Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal
-
Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!
-
5 Pilihan Mobil Listrik Bebas Cemas Jarak Jauh Muat 7 Penumpang
-
Jaecoo J5 EV Laris Manis, Apa Alternatifnya? Ini 5 Mobil Listrik Baru yang Sekaliber
-
Bukan Generasi Stroberi yang Rapuh, Mungkin Kita yang Terlalu Cepat Menilai
-
Tak Tutupi Kehamilan Menantu, Eva Manurung Ungkap Jenis Kelamin Calon Anak Virgoun