Suara Denpasar - Sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat. Guru Besar pada Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Denpasar, Prof. Dr. dr. Wimpie Pangkahila, SpAnd-K., menjadi salah satu pihak yang paling konsen mendesak aparat terkait dan pemerintah menindak praktek medis ilegal yang dijalankan oleh Warga Negara Asing (WNA).
Kali ini dia menyoroti praktek medis Wellness Club yang promosinya masih banyak di media sosial. Praktek medis ini tentu perlu diawasi dan ditindak. Mengingat, berpotensi merugikan masyarakat selalu pengguna dan nama baik Bali sendiri.
Sebab, pengobatan seperti ini tentu harus dilakukan oleh tenaga kesehatan yang terlatih. Artinya tidak bisa dilakukan sembarangan. Apalagi, dalam promosi mereka dengan menggunakan cairan infus yang dimasukkan ke tubuh pasien.
Tentu harus ada regulasi dan pengawasan yang ketat. Di tambah lagi, sepengetahuan dirinya belum ada dokter asing yang mengajukan izin untuk buka praktek di Bali. Jadi, pengobatan semacam ini dipastikan ilegal. "Saya akan laporkan ke staf Menkopolhukam," tegas Prof. Wimpie.
Pakar andrologi dan seksologi juga mengaku heran dengan lambanya instansi terkait untuk melakukan pengecekan dan penindakan.
Mengingat, untuk alamat dan praktek ilegal tersebut terpampang jelas dalam iklan di media sosial. "Jangan sampai jatuh korban dulu baru bertindak," sentil dia. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Kejar Target Rp150 Triliun, Pemprov Banten 'Obral' Potensi Investasi di Lebak dan Pandeglang
-
Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak
-
Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua
-
Biar Lebih Tenang, Ini Cara Pastikan Aplikasi yang Kamu Pakai Aman
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Paling Banyak Dipakai di CFD Jakarta, Nomor 3 Lagi Naik Daun
-
KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!
-
Kasus Korupsi Jalan Mempawah Kian Memanas, KPK Panggil Kadis PUPR dan 5 ASN Sekaligus
-
Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga