Suara Denpasar - Ketua Majelis Pertimbangan PPP, Romahurmuziy telah dinyatakan bebas pada 29 April 2020 lalu, usai ditahan akibat kasus korupsi yang menjeratnya.
Dilansir dari Antaranews, ia terbukti bersalah karena menerima suap sebesar Rp 225 juta dari Kepala Kantor Kemenag Jawa Timur, dan Rp 91,4 juta dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gersik.
Atas kasusnya tersebut, Romahurmuziy akhirnya ditahan 1 tahun penjara, usai banding diterima oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta pada 22 April 2020 lalu.
Kini, usai keluar dari penahanan, Romahurmuziy kembali aktif di dunia politik dan menjabat sebagai Ketua Majelis Pertimbangan PPP sampai sekarang.
Baru-baru ini dirinya mengomentari mengenai kemungkinan pasangan Capres Cawapres di Pilpres 2024 yang sedang jadi pembahasan hangat.
Dalam channel YouTube 2045 TV yang tayang pada Rabu (19/4/2023) tersebut, dirinya ditanya soal kemungkinan pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di Pilpres 2024 mendatang.
Ia menuturkan pendapatnya bahwa hal tersebut kemungkinan kecil terjadi.
"Kecil banget kemungkinannya ya, karena Anies Sandi jilid pertama saja bermasalah, waktu di DKI," ujarnya dilansir Suara Denpasar dari kanal YouTube 2045 TV pada Kamis, (27/4/2023).
Permasalahan yang dimaksud menurutnya ialah adanya masalah hutang piutang antara kedua sosok tersebut.
Baca Juga: Usai Jadi Capres, Ganjar Pranowo Ngaku Ditelpon Anies Baswedan, Bahas Pilpres 2024?
Romahurmuziy menyampaikan, dirinya telah menanyakan langsung soal hutang piutang Anies Baswedan kepada Sandiaga Uno.
Berdasarkan pengakuannya, Romahurmuziy memyampaikan bahwa Sandi mengaku hutang Anies lebih dari jumlah yang diperbincangkan publik.
"Yang sudah terungkap kemarin kan urusan hutang piutang, itu kan gak selesai itu. Malah saya tanya sama pak Sandi," terangnya.
"Itu benar itu? (Bertanya pada Sandiaga Uno), 'bukan hanya segitu, lebih' (Jawab Sandi)," ujarnya melanjutkan.
Romahurmuziy menepis isu 50 miliar hutang Anies Baswedan ke Sandiaga Uno, menurutnya jumlah hutangnya bahkan sebenarnya hampir 100 miliar bukan hanya 50 miliar saja.
"Lebih lagi, Hampir 100 dan belum selesai," tandasnya. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Ganjar Pranowo Ungkap Peran Jokowi Dalam Pencalonan Dirinya Jadi Capres, Sudah Disiapkan?
-
Usai Jadi Capres, Ganjar Pranowo Ngaku Ditelpon Anies Baswedan, Bahas Pilpres 2024?
-
Ganjar Pranowo Kagumi Intuisi Politik Megawati Usai Dipilih Jadi Capres PDIP: Sangat Luar Biasa!
-
Dicalonkan Partai Gerindra Jadi Capres, Ternyata Segini Elektabilitas Prabowo Subianto Dibanding Ganjar Pranowo
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Punya Karier, Urus Keluarga, dan Tetap Waras? Mitos "Harus Bisa Semuanya" yang Menghantui Perempuan
-
Pagar Tinggi Mal Kota Kasablanka Kini Lenyap, Berganti Dekorasi HUT RI
-
Eza Lubis Bangun Konten Olahraga, Padukan Karier Perbankan dan Dunia Kreator Digital
-
Pengamat Soroti Rencana Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah: Dengarkan Keluhan, Jangan Cuma Beri Arahan
-
WNA Amerika Jual Lahan di Kintamani Bali, Begini Respons Imigrasi
-
Bedak Wardah Colorfit Shade 33W Olive Beige Cocok untuk Warna Kulit Apa? Cek di Sini!
-
9 Sabun Cuci Muka Pria untuk Mencerahkan Wajah, Ampuh Angkat Minyak dan Kulit Kusam
-
Ada Wanita 19 Tahun di Rumah Dinas Mantan Kalapas Waingapu, Kanwil Ditjenpas Beri Klarifikasi
-
Juniver Girsang Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menghabisi Lawan Politik
-
Geely Coolray Bergaya Racing Mejeng di GIIAS 2026