Suara Denpasar - Reza Irfana adalah satu dari lima pemain yang resmi dilepas PSIS Semarang. Ia tidak banyak kata saat dilepas Yoyok Sukawi.
Pengumuman persiapan PSIS Semarang dengan eks Bali United disampaikan melalui media sosial klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu.
“Matursuwun.” Demikian satu kata yang dituliskan Reza Irfana dalam mengomentari unggahan PSIS Semarang yang melaspas dirinya.
Satu kata yang bermakna sama juga dituliskannya dalam instastory instagram pribadinya. “Terimakasih,” tulisnya,
Yoyok Sukawi dilansir dari laman resmi PSIS Semarang menyebut, Resa Irfana merupakan salah satu pemain dilepas berdasarkan hasil evaluasi pelatih.
Didatangkan dari Bali United, Reza Irfana mencatatkan 30 penampilan dari dua musim bersama PSIS Semarang.
“Kami kembali melakukan evaluasi. Kali ini yang kami lepas Reza Irfana. Terima kasih ya Reza atas pengabdian selama ini PSIS,” ujar CEO PSIS, Yoyok Sukawi, dilansir dari aman klub, pada Jumat (28/4/2023).
Yoyok Sukawi pun menyebut Reza Irfana masih memiliki banyak peluang dalam menggembangkan karir dan skillnya di lapangan
“Reza masih muda dan semoga kedepannya selalu diberi kesuksesan dan kesehatan. Sukses terus yaa Za dan terus berkembang karirmu dimana pun bermain,” pungkas Yoyok Sukawi.
Baca Juga: Dilepas Persib Bandung, Yoyok Sukawi Sampaikan Alasan PSIS Semarang Permanenkan Bayu Fiqri
Sebelum resa Reza Irfana yang menjadi pemain ke-5 yang dilepas manajemen Laskar Mahesa Jenar, empat lainnya adalah Ryo Fujii, Meru Kimura, Yofandani, dan Taufik Hidayat. *
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
AAJI: PSAK 117 Bikin Laporan Keuangan Asuransi Lebih Transparan dan Mudah Dipahami
-
Purbaya Jamin Kenaikan Tunjangan TNI dan Pegawai Kemhan Tak Perlebar Defisit APBN
-
Purbaya Bakal Lebih Aktif Tagih Pajak, Tapi Janji Tak Ada Kenaikan
-
Fan Meeting Win Metawin di Jakarta Penuh Momen Manis, dari Blusukan Hingga Panggil Penggemar Sayang
-
Kas Seret, WIKA Tunda Bayar Imbal Hasil Obligasi
-
Pengusaha Sawit Minta Pemerintah Kaji Detail Wacana Kopdes Merah Putih Kelola Pabrik CPO
-
Keracunan MBG di Semarang Diduga Akibat Kualitas Bahan Makanan dan Proses Masak
-
Colors of Evil: Red, Mengupas Teka-Teki Kematian Tragis dan Duka Mendalam Seorang Ibu
-
Sensus Ekonomi 2026 dan Dilema Menilai Kemiskinan dari Kepemilikan Aset
-
Investor Asing Masih Kabur, Net Sell Tembus Rp72,98 Triliun Sepanjang 2026