Suara Denpasar - 3 orang turis saat ini sedang diamankan oleh pihak keimigrasian Bali yakni Imigrasi Singaraja dan Imigrasi Denpasar, pada Senin, (1/5).
Ketiga bule tersebut terdiri dari dua orang perempuan dan satu laki-laki. Berinisial SN (Lk) 37 thn, IN (Pr) 35 thn dan ML (Pr) 29 tahun. Semuanya berkebangsaan Rusia.
Mereka diamankan karena sebelumnya kemarin, Minggu (30/4), mereka dianggap tidak layak berada di dalam Pura Pengubengan Besakih, Karangasem, Bali oleh Bendesa Adat setempat. Karena salah satu dari bule perempuan itu dinilai memakai pakaian tidak sopan. Dan melakukan pose menari di depan pura.
Berdasarkan video yang beredar bule perempuan tersebut menggunakan tank top hitam dan bawahannya pakai Kamen Bali (Kain yang diberikan oleh petugas ketika seseorang hendak masuk ke Pura.
Terkait hal tersebut, Sekretaris Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) Regional Bali, Ida I Dewa Made Budi Darsana alias Rai Budi mengatakan perlu adanya pembenahan serius terhadap konsep pariwisata di Bali. Jangan sampai menjadi bumerang bagi Bali sendiri.
"Siapa yang seharusnya bertanggung jawab terhadap persoalan itu, kan ada petugas yang berjaga di sana, ada pecalang, ada pengelolah pura atau pariwisata itu. Jangan dibiarkan masuk dong kalau sudah lihat dia berpakaian tidak sopan, kenapa dibiarkan masuk," ucapnya kepada Suara Denpasar saat ditemui di tengah aksi May Day di depan Kantor Gubernur Bali, Senin (1/4/2023).
Rai Budi sapaan akrabnya itu mengatakan Pemerintah Provinsi Bali harus berhati-hati dalam mengambil sikap. Pasalnya banyak masyarakat Bali yang menggantungkan hidupnya pada pariwisata.
Untuk itu dia berpesan agar Pemerintah Provinsi Bali harus memiliki acuan yang tepat untuk menangani turis di Bali. Jangan sampai saling melempar tanggung jawab.
"Ini yang saya sering lihat, selama ini kan banyak yang terjadi begitu, kalau sudah kejadian gini siapa yang salah? Saling lempar batu sembunyi tangan, saling lempar tanggung jawab, saling tuding kayak maling kesiangan ini yang salah itu yang salah kan gak bisa seperti itu," tandasnya.(Rizal/*)
Baca Juga: Mantap! Pemain PSIS Semarang Mulai Laris Berkat Sosok Ini, Siap OTW Qatar Bersama Shin Tae yong?
Berita Terkait
-
Bentrok Dengan Ormas Reaksioner, Aliansi Mahasiswa Papua Bali Beberkan Kronologi Ricuhnya Aksi May Day
-
Rumor Persebaya: Sosok Rp869,08 Juta Selangkah Lagi Merapat, Eks Bali United Tersisih?
-
May Day! Aliansi Bali Menggugat Desak Gubernur Koster Tindak Tegas Tenaga Kerja Asing
-
Aktor Tio Pakusadewo Ngaku Berhenti Pakai Narkoba setelah Ketemu Pelaku Bom Bali
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Sungsang
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi
-
Sinopsis Film Backrooms, Teror Labirin Misterius yang Siap Menghantui Bioskop Indonesia
-
Buntut Pelayanan Buruk, DPRD Kabupaten Bogor Desak Dinkes Evaluasi Puskesmas Cisarua
-
ART di Kota Wisata Bogor Tewas Disiksa Rekan Kerja, Disiram Air Panas Gara-Gara Charger Jam Tangan
-
Amazon MGM Studios Pakai AI, Industri Kreatif Sedang Masuk Fase Kritis
-
Dari Messi hingga Maradona, Ini Pemain dengan Caps Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
-
BEM UGM Berubah Jadi SEMA, Pemilu Mahasiswa Dihapus dan Diganti Meritokrasi
-
TPAS Cilowong Membludak! Puluhan Truk Sampah Antre Akibat Jadwal Buang Sampah Bentrok