Suara Denpasar - Belum lama ini beredar sebuah video mesum pasangan kekasih di media sosial. Banyak masyarakat Bali menyayangkan aksi kedua remaja tersebut.
Pasalnya dalam video yang beredar tersebut kedua pasangan kekasih itu terlihat menggunakan gelang Tridatu yang sangat identik dengan masyarakat Bali.
Setelah ditelusuri oleh pihak kepolisian Bali, ternyata benar kedua pasangan itu berasal dari Denpasar. Mereka membuat video tersebut saat masih pacaran. Video itu disebarkan oleh pemeran laki-laki karena sakit hati diputuskan oleh pemeran perempuan.
Saat ini pemeran laki-laki sudah ditahan oleh pihak Polda Bali dan ditetapkan sebagai tersangka dengan dikenakan pasal berlapis.
Menyikapi hal tersebut, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali, I Nyoman Kenak sangat merasa prihatin. Menurutnya kondisi itu tidak lepas dari faktor lingkungan remaja masa kini yang bebas berekspresi. Sedangkan pada hal lain, kondisi itu menurutnya juga dipengaruhi kebutaan di dalam diri.
Untuk itu, Nyoman Kenak mengimbau agar generasi muda Bali mendandani diri dengan ilmu pengetahuan. Agar tidak melakukan hal-hal yang melawan moral.
"Dalam catur asrama, salah satunya ada Brahmacari yang bermakna seseorang yang masih muda harus membekali dirinya dengan ilmu pengetahuan. Generasi muda harus eling dengan tahap kehidupan ini, agar tidak kebablasan," ungkapnya saat dihubungi Suara Denpasar, Rabu (3/5/2023).
Dalam padangannya, tidak ada remaja yang ingin dikenal dengan hal buruk. Hanya saja kata dia, kebutaan terhadap tahapan kehidupan membuat mereka lupa terhadap hakekatnya.
Dia mengajak generasi muda Bali untuk Brahmacari (ilmu pengetahuan atau ilmu ketuhanan). Setelah memiliki pengetahuan dan berpenghasilan, barulah seseorang bisa melanjutkan pada jenjang Wanaprasta atau dalam makna umumnya adalah berkeluarga.
Baca Juga: CEK FAKTA: Di Luar Batas, Video Panas Rizki Ridho Sentuh Bagian Intim Iis Dahlia Tersebar
Apabila tahapan itu dibalik, maka menurutnya menjadi penyebab banyak manusia yang terjerumus dalam persoalan melawan moral.
"Dalam Hindu telah dijabarkan tahap-tajap kehidupan itu, dengan tujuan agar sumber daya manusia Hindu mapan dalam setiap tahap kehidupannya, terutama mapan akan ilmu pengetahuan," sambungnya.
Kenak mengajak para orang tua untuk membimbing anak-anak pada ranah yang baik. Selain itu juga kepada pemerintah seperti Dinas Kesehatan, BKKBN dan lembaga terkait lainnya untuk tetap konsisten memberi literasi tentang seksual kepada remaja. Sehingga mereka mampu mengendalikan diri untuk berbuat yang tak baik.
"Mari kita berikan pelayanan terbaik bagi generasi penerus kita ini, agar tidak terjerumus ke dalam kesengsaraan. Kasus semacam ini menurut saya tidak banyak, sedangkan anak-anak kita yang berprestasi dan sukses juga tidak sedikit," tandasnya. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan
-
Selain Keluarga, Polisi Bakal Periksa Laki-Laki yang Bersama Cucu Mpok Nori Sebelum Tewas Dibunuh
-
Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang
-
Mouse Wireless 1 Jutaan Terbaik 2026, Cocok untuk Gamer Serius
-
5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
-
Puncak Arus Balik Diperkirakan Hari Ini, Pemudik Diminta Optimalkan WFA
-
Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?
-
Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal
-
'Perempuan di Titik Nol': Kisah Luka, Perlawanan, dan Harga Diri Perempuan di Masyarakat
-
Bos Volkswagen Akui Industri Otomotif China Lebih Unggul dan Terencana di Tengah Gelombang PHK