Suara Denpasar - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia, Suharso Monoarfa menyampaikan, proyeksi untuk pulau Bali dalam 100 tahun kedepan.
Hal itu ia ungkap dalam unggahan di akun Instagram pribadinya pada Jum’at, (5/5/2023) lalu. Keenam proyeksi tersebut adalah sebagai berikut:
“Pertama, masyarakat Bali yang berdaya saing tinggi menghadapi persaingan global,” ujar Suharso dikutip suara denpasar dari Instagram pribadi Suharso Monoarfa pada Minggu,(7/5/2023).
Proyeksi kedua adalah meningkatnya meningkatnya pendapatan per kapita dan tingginya produkktifitas masyarakat.
Ketiga, Bali dengan net zero emission yang ditempuh dengan cara memanfaatkan secara penuh energi baru dan terbaharukan.
Keempat, alam di pulau Bali terjaga dengan penerapan produksi dan konsumsi yang berkelanjutan berbasis teknologi tinggi.
Proyeksi kelima adalah meratakan pembangunan infrastruktur konektivitas agar meningkatkan keterhubungan Bali untuk berkontribusi dalam global value chain.
"Keenam, terlaksananya good governance dalam berbagai urusan pemerintahan,” paparnya.
Selain itu, Suharso juga menyampaikan bahwa ia memperkirakan pulau Bali akan mengalami bonus demografi hingga tahun 2034.
Baca Juga: Sea Games 2023: Lawan Timor Leste, Penyakit Timnas U-22 Kembali Muncul
"Era bonus demograsi dapat diperpanjang dengan menjaga produktifitas penduduk yang tinggi melalui Transformasi Ekonomi Kerthi Bali,” tambahnya.
Suharso juga menjelaskan bahwa Ekonomi Kerthi Bali merupakan tahap awal dari era baru Bali dalam 100 tahun kedepan.
Diketahui, Presiden Joko Widodo telah meluncurkan peta jalan pemulihan ekonomi dan transformasi ekonomi Bali pada 3 Desember 2021 lalu.
Transformasi ekonom Bali dikteahui memuat 6 agenda yakni: Bali pintar dan sehat, Bali produktif, Bali hijau, Bali terintegrasi, Bali smart island, serta yang terakhir Bali kondusif.
Ia juga berharap bahwa di masa mendatang, Bali akan bisa bersaing dengan negara maju.
“Saya berharap Pulau Bali 100 tahun kedepan memiliki daya saing setara dengan negara maju,” tandasnya. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Banderol Rp 100 Juta Semalam, Boeing Jadi Vila Mewah di Uluwatu Milik Mantan KGB dan Pengusaha Rusia
-
Setelah DKI Jakarta, Kaltim Masuk Provinsi dengan Penghasilan Tertinggi
-
Perjalanan Menteri Suharso Monoarfa Gugat Cerai Istri: Berlangsung 1 Tahun, Sampai Kasasi
-
Kesurupan Massal di Bali, Bupati Sleman Ingatkan Guru Pendamping: Jangan Sampai Ada yang Lewat
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Grafik Emas Antam 5 Februari 2026: Turun Tipis, Masih di Kisaran 3 Jutaan
-
Saham BUMI Milik Bakrie dan Salim Jadi Bulan-bulanan Investor Mancanegara
-
Karhutla Riau: Sudah 126 Hektare Lahan Terbakar di Awal Februari 2026
-
Seskab Teddy Ungkap Posisi Indonesia di BoP: Dana USD 1 Miliar Tidak Wajib dan untuk Gaza
-
IHSG Hari Ini: Isu Suplai Batu Bara, 'Saham Gorengan' dan Rekomendasi Saham
-
Peluncuran Game GTA 6 Masih Sesuai Jadwal, Diprediksi Laku Puluhan Juta Kopi
-
Semarang Diguyur Hujan Ringan, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Wilayah Lain
-
Tiket Konser Westlife Ludes, Emiten IRSX Ungkap Permintaan Pasar Hiburan Masih Sangat Kuat
-
Kunci Jawaban Ekonomi Kelas 11 Halaman 118-119 Kurikulum Merdeka: Teori Kuantitas Uang Fisher
-
Film Eyes Wide Shut Ramai Disorot Usai Dokumen Epstein Terungkap, Disebut Cerminan Dunia Elite Gelap