Suara Denpasar - Pulau Dewata Bali merupakan salah tujuan utama para pelancong dunia. Baik untuk berlibur ataupun berinvestasi.
Berdasarkan data Dinas Pariwisata Provinsi Bali, kuartal pertama tahun 2023, kunjungan wisatawan di Bali sudah mencapai 1,4 juta. Jumlah itu cukup signifikan sesuai target Menteri Pariwisata yang menargetkan 4 juta kunjungan wisatawan ke Bali pada tahun 2023.
Jumlah kunjungan yang besar itu tidak saja memberikan dampak positif. Dampak negatifnya juga ada. Segelintir WNA terpaksa harus dipulangkan karena melanggar hukum di Bali.
Keimigrasian Bali mencapat periode Januari sampai April 2023, sudah 101 WNA yang dideportasi karena melanggar hukum.
Lantas, bagaimana prosedur mendeportasi warga negara asing (WNA) tersebut?
Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Gilang Danurdara mengatakan prosesnya cukup panjang sebelum seseorang dideportasi.
"Kalau laporan dari masyarakat itu biasanya kita cari dulu, kita investigasi dulu apa sih yang menjadi permasalahan WNA tersebut, kita lidik kalau ada penemuan kasus baru diambil.
Biasanya kalau orang tersebut kooperatif kita lakukan pendekatan humanis seperti kita ambil dulu paspornya terus kita minta datang ke kantor esoknya. Tapi yang tidak kooperatif atau tidak bisa menunjukan paspor ya ikut langsung ke kantor," jelas Gilang kepada Suara Denpasar, Senin, (8/5/2023).
Gilang menjelaskan setelah itu akan dilakukan BAP (berita acara pemeriksaan) dulu, setelah pemeriksaan kalau ditemukan pelanggaran baru akan dilakukan deportasi. Proses pemeriksaan itu kata Gilang bisa sampai dua hari.
Baca Juga: Siap Perkuat Skuad Shin Tae Yong, Ketum PSSI Erick Thohir Bocorkan Progress Naturalisasi Ivar Jenner
Kendati demikian, tidak semua WNA yang didatangkan ke Imigrasi untuk diperiksa dideportasi. Banyak juga yang hanya diberikan edukasi karena pelanggaran yang dibuat tidak berujung pada deportasi.
Lebih lanjut, sebelum dilakukan deportasi, pihak imigrasi akan mengirimkan surat kepada kedutaan atau negara asal turis tersebut. Tujuannya adalah untuk menjaga hubungan antar negara.
"Bahwa itu memang wajib, kita kasih tahu kalau warga negaranya akan kita deportasi. Kita kasih tahu biar hubungan antar negara tetap baik. Jadi tidak main deportasi saja, harus melewati prosedur sesuai dengan aturan keimigrasian," tandasnya.(Rizal/*)
Berita Terkait
-
Deretan Momen Kemesraan Gubernur Koster Bupati Giri Prasta, Dari Berbisik Hingga Salam 2 Jari
-
Gubernur Koster Bupati Giri Prasta Tampil Mesra, Sinyal Cok Ace Terdepak?
-
Dewan Menteri Pilar Sosial Budaya ASEAN Bahas Isu Penting di Bali
-
Yayasan IDEP Selaras Alam Soroti Alih Fungsi Lahan di Bali, 'Pemerintah juga harus berpikir...'
-
Giri Prasta For Bali Satu Lempar Handuk, Kini GP Dukung Pak Yan Koster Dua Periode
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Link Daftar Lowongan Kerja SPPI Koperasi Merah Putih: Ada 10.000 Kuota!
-
Ekspansi Global BRI Holding UMi Dimulai, Pegadaian Raih Pendanaan Jepang
-
2 Terpidana TPPU dan Perbankan Masuk DPO, Pencarian Terus Dilakukan
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
-
Takut, Patrick Kluivert Berani ke Indonesia setelah Dapat Jaminan Keselamatan
-
5 Parfum Scarlett untuk Pria dengan Aroma Mewah dan Menyegarkan
-
BRI Perkuat Holding Ultra Mikro, Kolaborasi Jepang Buka Akses Offshore Loan
-
4 Parfum Lokal Murah Mirip Gucci Bloom, Aroma Floral Elegan dan Terasa Mewah
-
SF Hariyanto Tanggapi Isu Perselingkuhan Seret Pejabat Pemprov Riau
-
Hansi Flick Optimistis Barcelona Bisa Comeback Lawan Atletico Madrid