Suara Denpasar - Oknum tokoh masyarakat berinsial MKA, 58, akhirnya panik. Dugaan tindakan asusila yang dilakukan atas anak baru gede (ABG) berinsial JGB kini sedang ditelurusi aparat kepolisian dan Komisi Perlindungan Anak (KPA) Bali.
Apa sebab? Korban mengalami tindak asusila saat masih duduk di bangku sekolah menengah pertama atau SMP. Korban pun sampai bunting dan kini sudah memiliki seorang putra dari hubungannya dengan MKA, berusia dua tahun.
"Kini yang cewek (korban) dipindah MKA dari kontrakan di kawasan Jalan Nuansa Udayana, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, sejak Sabtu 6 Maret 2023," papar salah satu sumber.
Kontrakan mewah bercat cokelat yang terletak di salah satu gang di Jalan Nuansa Udayana ini sudah ditempati oleh korban asal Kintamani, Kabupaten Bangli, untuk beberapa lama.
"Ya, sempat baca. Ling (dari) berita beredar di grup-grup WA. Kami di sini tidak tahu. Sudah pindah oragnya," kisah salah satu warga setempat, Senin 8 Mei 2023.
Kurang lebih satu jam sebelum bertemu dengan wartawan, ia sempat melintas dari depan rumah tersebut.
Dia melihat seorang pria, baru saja membuang sampat di depan, lalu masuk dan posisi berdirinya dari halamat bagian dalam, kemudian menutup gerbang. "Silahkan ke sana saja mas, saya sempat lihat ada kok seorang pria di sana," pinta warga.
Benar saja, di sana ada seorang lelaki mengenakan celana pendek warna biru dan baju kaos oblong warna cokelat gelap, lelaki itu terlihat menenangkan kurang lebih 4 ekor anjing yang sedang bergonggong.
Saat wartawan menghampiri kediaman tersebut. Ternyata lelaki ini merespons dengan baik beberapa pertanyaan. Bahwa dirinya diperintah oleh pemilik rumah untuk bersih-bersih. Secara blakblakan, ketika wartawan menyebut nama lengkap dari inisial korban yakni JGB, yang bersangkutan membenarkan.
Baca Juga: Motor Hilang, Pencurinya Ternyata Saudara Sendiri! Kejari Bangli Bantu Restorative Justice
"Ya, saya penjaga di sini. Disuruh pemilik rumah. Pemilik rumah tinggal di Denpasar menyuruhku untuk tempati sekaligus bersihkan rumah. Sebab ibu itu bernama anaknya sudah tidak lagi di sini," timpal sang penjaga rumah. Dari balik gerbang, dia mengaku tidak tahu ibu mudah itu pindah ke mana, dan sebenarnya masa kontrakan belum selesai. "Saya tidak tahu ke mana pindah. Bisa jadi pulang kampung," bebernya.
Sementara itu sumber lain menyampaikan, isu yang beredar MKA yang merupakan suami dari anggota DPRD Bali itu dikabarkan panik. Sehingga menyuruh JGB, dan anak perempuan berusia sekitar 2 tahun minggat dari tempat tersebut.
"Isunya begitu, dikabarkan MKA mulai panik setelah beberapa kali pemberitaan di media online. Oleh karena itu, korban disuruh untuk minggat," sebut sumber yang merupakan warga Badung.
Dikatakan, diduga karena panik, Media sosial milik JGB sudah dihapus. "Kami sudah cek, ternyata foto-foto di medsos JGB sudah lenyap. Bukan foto-foto saja. Akunya di hapus," tambah sumber ini.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Kombespol Stefanus Setake Bayu Setianto merespon bahwa, pihaknya akan memyelidiki.
"Ya, nantinya kami akan mendalami isu ini, untuk mencaritahu kebenarannya," singkatnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Kena Sanksi FIFA, Ini Alasan John Herdman Panggil Pattynama dan Thom Haye ke TC Timnas Indonesia
-
Pendidikan sebagai Hak Universal atau Privilege Terselubung?
-
DPR Soroti Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Singgung Perlintasan Liar hingga Sistem Sinyal
-
iPhone Lipat Pertama Resmi Pakai Nama 'iPhone Ultra', MacBook Layar Sentuh Menyusul?
-
Suara Siswa Sekolah Rakyat: Sekolah Gratis Beneran Tanpa Biaya Tersembunyi?
-
YLKI Pertanyakan Infrastruktur dan Sistem Keselamatan PT KAI dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Satu Orang Berangkat Haji, Satu Kampung Ikut Mengantar hingga Menginap di Jalan
-
Dibawa ke Kantor Polisi, Lurah di Tapteng Mendadak Pingsan Saat Mau Dites Urine
-
Misi Mauricio Souza: Jadikan Eksel Runtukahu Striker Komplet Persija
-
Berpangkat Jenderal Bintang Empat, Koleksi Mobil Dudung Justru Ramah Kantong