Suara Denpasar - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Bali, Anggiat Napitupulu menjelaskan tentang pertanyaan sejumlah masyarakat terkait apakah WNA boleh bekerja di Indonesia atau secara khusus di Bali.
Menurut Anggiat, boleh saja seorang WNA bekerja di Bali asalkan memenuhi syarat-syarat tertentu.
Seperti menggunakan visa tenaga kerja atau izin tinggal terbatas dan memenuhi syarat atau sesuai prosedur hukum lainnya.
Terutama pekerjaan yang berkaitan dengan profesionalisme yang memang secara regulasi sudah diatur di kementerian tenaga kerja.
Karena setiap turis pengguna izin tinggal terbatas pasti disebutkan statusnya atau jabatannya.
"Apakah warga negara asing boleh kerja di bar, boleh kerja di cafe, di hotel? Boleh. Selama posisinya itu oleh kementerian tenaga kerja terbuka untuk asing. Contohnya di bar, bartender itu boleh bagi warga negara asing asalkan izin tinggalnya bukan sebagai turis. Harus izin tinggal terbatas dengan jabatan disebutkan di situ sebagai bartender. Jadi kerjanya memang di bar," terang Anggiat di Kantor Kemenkumham Bali, Senin (15/5/2023).
"Apakah orang asing boleh menjadi DJ? Boleh. Yang penting izin tinggalnya izin tinggal terbatas dan dia memiliki izin dari Kemnaker. DJ adalah suatu keahlian," sambung Anggiat.
Yang menjadi persoalan menurut Anggiat adalah pekerjaan yang belum diatur regulasinya di kementerian tenaga kerja. Sehingga pihaknya sangat hati-hati dalam menindak WNA yang bekerja di Bali.
"Nah ini tentang regulasi ketenagakerjaan, bukan di kami (kemenkumham). Sehingga kalau kami ketemu orang asing di bar maen disc jockey, ya tentu kita cek dulu jabatannya apa, apa izin tinggalnya, kami cari tahu," imbuhnya.
Anggiat berharap apabila masyarakat menemukan ada WNA yang bekerja, baiknya dilaporkan ke Imigrasi agar pihaknya dapat menyelidiki lebih detail.
"Lebih baik kalau ada suspicious (curiga) itu, kasih kami datanya. Cukup kasih tahu lokasinya di mana. Gituh aja cukup, karena bagaimanapun Imigrasi sangat membutuhkan peran masyarakat untuk sama-sama kita jaga Bali. Selanjutnya biar teman-teman imigrasi yang dalami," tandas Anggiat. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Bunuh Warga Jakarta di Denpasar, Dua WNA India Diringkus di Bandara
-
Imigrasi Bali Sering Kirim Pulang Turis Bermasalah, Ternyata Begini Prosedur Deportasi WNA
-
Polda Bali Turun Tangan, Misterius Kematian Berdarah-darah Pasangan WNA Cina di Hotel Intercontinental
-
WNA Berulah di Bali, Pidato Megawati Menyentil Sistem yang Buruk?
-
Gangster WNA Berpistol Teror Kabupaten Badung Bali
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan