Suara Denpasar - Dugaan praktek penerimaan mahasiswa baru lewat jalur belakang atau titipan yang kabarnya melibatkan Rektor Universitas Udayana (Unud) Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara MEng IPU dibantah oleh Juru Bicara (Jubir) sekaligus Jubir Unud Putu Ayu Asty Senja Pratiwi, Rabu 17 Mei 2023.
Senja Pratiwi menegaskan bahwa di Universitas Udayana berlaku penerimaan mahasiswa baru sesuai dengan aturan yang berlaku.
Artinya sama dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lainnya, penerimaan mahasiswa baru di Unud melalui tiga jalur.
Yaitu: 1. Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) atau jalur undangan pengganti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN);
2. Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2023 pengganti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN); dan
3. Seleksi Mandiri.
"Tidak ada jalur belakang atau jalur tidak resmi," tegas dia. Jalur penerimaan mahasiswa baru tersebut diatur dengan Permen Dikbud Ristek dan masing masing diatur secara rinci dengan Prosedur Operasional Baku (POB).
Sebelumnya sempat berhembus kabar tak sedap soal dugaan adanya jalur belakang atau mahasiswa titipan yang diduga ada sepengetahuan Rektor Unud Prof. Antara.
Bahkan, ungkap sumber A1 alias terpercaya bahwa permintaan menitip mahasiswa itu juga tercatat di perpesanan ponsel milik Rektor yang kini menjadi tersangka dugaan korupsi penyalahgunaan dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri. ***
Baca Juga: Gempar, Kejati Bali Siap Telusuri Dugaan Skandal Mahasiswa Titipan di Unud
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Viral! Bayi Nyaris Tertukar di RS Hasan Sadikin Bandung, Sempat Dibawa Orang Lain
-
Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia
-
WFH untuk Hemat BBM, Transportasi Publik Palembang Belum Sepenuhnya Menjadi Jawaban
-
Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor
-
5 Sepeda Lipat yang Kuat dan Aman untuk Orang Gemuk, Mampu Tahan Beban hingga 100 Kg
-
Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!
-
Pembelaan Bojan Hodak: Saya Tak Ingat Bali United Bikin Peluang Sebelum Persib Kartu Merah
-
Penjualan Mobil Listrik Suzuki e Vitara di Indonesia Belum Tembus Dua Digit
-
IHSG Tahan Banting Justru Menguat ke Level 7.500 di Tengah Gonjang-Ganjing AS-Iran
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat