Suara Denpasar - Universitas Udayana (Unud) belakangan memang menjadi sorotan luas publik Pulau Dewata.
Hal ini berawal dari kasus dugaan korupsi penggunaan dan penyalahgunaan dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri.
Di mana, empat pejabat termasuk Rektor Unud Prof. I Nyoman Gde Antara menjadi tersangka.
Belum usai kasus dugaan korupsi SPI, Unud kembali digemparkan dengan skandal penerimaan mahasiswa jalur belakang yang kabarnya atas sepengetahuan Rektor Prof. Antara.
"Memo berupa chat WA di ponsel Rektor," kata sumber A1 (terpercaya), Rabu 17 Mei 2023.
Skandal itu diduga melibatkan banyak orang kuat di Bali. Baik dari kalangan pejabat internal Unud maupun di luar Unud.
Di dalamnya ada oknum pengacara, politisi, maupun pejabat.
"Ya, untuk penerimaan mahasiswa baru tahun sebelumnya. Di mana terjadi penambahan kuota dan juga permainan nilai," tukas sumber tadi.
Kasi Penkum Kejati Bali, Putu Eka Sabana yang dikonfirmasi mengatakan pihaknya tentu akan menelusiri sekecil apa pun informasi dari masyarakat.
Namun demikian, untuk saat ini penyidik fokus pada dugaan korupsi SPI
Mahasiswa Baru Seleksi Jalur Mandiri Universitas Udayana tahun Akademik 2018/2019-2022/2022. "Jika ada temuan (kecurangan) kami persilahkan masyarakat melapor," ungkapnya.
Baca Juga: Rektor Unud Prof. Antara Bisa Mati Kutu, Muncul Kabar Ratusan Memo Mahasiswa Jalur Belakang
Di bagian lain, Humas Unud, Putu Ayu Asty Senja Pratiwi yang dikonfirmasi via WhatsApp tak memberikan keterangan apapun terkait kabar mahasiswa jalur belakang tersebut walau terlihat online. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Bahlil Minta KKKS Segera Beri PI ke Kaltim, Ingatkan Bisnis Hulu Migas Tak Dimonopoli
-
Terungkap! Dana MBG Rp12 Triliun Mengendap di Rekening Yayasan, Stranas PK: Rawan Korupsi
-
Sinopsis Bidadari Plus Plus: Duet Kriss Hatta dan Shinta Bachir, Tayang Dini Hari Nanti di RCTI
-
300 Barang Hasil Tindak Pidana Laku Dilelang, Hampir Rp1 Triliun Masuk Kas Negara
-
Jasad Bayi Ditemukan di Kantong Plastik di Tepi Jalan Malang, Polisi Buru Pelaku Lewat Rekaman CCTV
-
Axioo Gandeng Primacom Bangun Infrastruktur AI Lokal, Dorong Kedaulatan Data Indonesia
-
Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini
-
Tak Ada Lagi Rebutan Gunungan, Garebeg Idul Adha Yogyakarta Tahun Ini Ditiadakan
-
Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya
-
Usulan DPR Masa Jabatan Kapolri 3 Tahun Dinilai Mereduksi Hak Prerogatif Presiden