/
Kamis, 18 Mei 2023 | 06:45 WIB
Dituduh Main Judi, Istri Virgoun Inara Rusli Kedapatan Loss 65 Persen di Saham Ini (YouTube Intens Investigasi)

Suara Denpasar - Kisruh rumah tangga Inara Rusli dengan ibu mertuanya, Eva Manurung santer dikabarkan semakin panas. Sebelumnya, Istri dari Virgoun tersebut dituduh bermain judi oleh Ibu mertuanya hingga rugi 200 juta di saham.

Melalui Instagram, Inara memang  mengakui bahwa dirinya memang bermain di saham. Namun, ia menyangkal bahwa perbuatan itu termasuk perjudian. Sosok ibu dari tiga anak tersebut bahkan menunjukan email dari perusahaan yang ia beli sahamnya. Inara Rusli juga menyebut mengenai rapat umum pemegang saham yang selalu diadakan.

"Ini namanya saham melalui aplikasi Poems dan terdaftar di OJK (ytta), bukan judi ya. Kerugiannya namanya floating loss/unrealized loss artinya sementara (ytta). Capek kali kujelaskan berkali-kali," tulis Inara Rusli di Instagram dikutip dari Suara Metro pada Kamis (18/5/2023).

"Nih sebagian profit yang didapat 2022 kemarin. Ada salah-salah perhitungan karena memang kemarin tiba-tiba ISHG (Indeks Harga Saham Gabungan) anjlok," jelasnya sambil menunjukan keuntungan yang sempat ia rasakan di saham.

"Ya mau cuan gede dan instan cuma pesugihan sama prostitusi. Itu juga pasti ada risiko," tandasnya.

Dilansir dari Instagram @kuliahsaham, Inara Rusli memberikan informasi bahwa ia saat ini mengoleksi saham PT. Indo Pureco Pratama dengan kode emiten IPPE. Dalam insta strory Inara tersebut terlihat bahwa ia sedang mengalami kerugian hingga 65,15 persen.

Berdasarkan informasi tersebut, dapat diketahui bahwa harga rata-rata pembelian saham yang dilakukan oleh Inara berada di angka Rp 144. Unggahan instagram @kuliahsaham tersebut juga menjelaskan bahwa secara fundamental, saham IPPE ini termasuk kategori saham third liner dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 23 miliar.

Selain itu, laba perusahaan ini juga stagnan dalam 3 tahun terakhir. Bahkan, saat ini perusahaan PT Indo Pureco Pratama itu sedang  mengalami arus kas yang negatif sebesar minus Rp 786,61 miliar. Berdasarkan nilai Price to Earning Ratio (PER), saham ini memiliki nilai PER sebanyak 37,30 kali. Itu artinya, harga saham ini 37,30 kali lebih mahal dari harga wajarnya.

Berdasarkan analisis teknikal, saham IPPE ini juga sudah memasuki trend penurunan harga (bearish) sejak pertengahan tahun 2022 lalu. Saham ini pun sudah tidak termasuk saham syariah sejak maret 2023 dan harga saham tersebut kini telah berada pada harga terendah yakni Rp 50. (*/Dinda)

Baca Juga: Warganet Soroti Attitude Ibu Virgoun Beri Nasihat ke Inara Rusli, Kaitkan Dengan Mertua Arie Kriting

Load More