Suara Denpasar - Beredar video viral pengendara motor jadi korban main hakim sendiri Ormas Loreng Oranye, video itu viral hingga bikin geram warganet.
Dalam video itu terlihat dua pengendara motor sedang diarak oleh segerombolan massa yang mengenakan pakaian Ormas Loreng Oranye.
Sang pengendara terlihat menaiki motor sambil menjalankannya dengan kaki tanpa menghidupkan mesin, lantaran ia dikelilingi oleh segerombolan Ormas yang terlihat marah.
Pengendara yang jadi korban main hakim sendiri itu juga terlihat menundukan kepalanya, lantaran dirinya terus diteriaki oleh segerombolan Ormas tersebut.
Terlihat ada seseorang yang mengenakan seragam Kepolisian, ia hendak mengamankan pengendara yang dikerumuni dan diteriaki segerombolan Ormas tersebut.
Namun tentu saja ia tidak kuasa menahan kericuhan segerombolan Ormas Loreng Oranye yang jumlahnya lebih banyak dari dirinya.
Teriakan orang-orang yang mengenakan seragam Ormas Loreng Oranye itu bergemuruh, mereka meneriaki pengendara tersebut.
Berdasarkan penjelasan pengunggah atau pihak yang menyebarkan video itu, diduga hal tersebut disebabkan oleh knalpot sang pengendara dinilai terlalu bising.
"Diduga akubat knalpot bising, 2 pengendara motor jadi korban main hakim sendiri gerombolan pria berbaju loreng oranye," tulisnya dilansir Suara Denpasar dari akun instagram @thinksmart.id pada Sabtu, (20/5/2023).
Baca Juga: Viral Suami Selingkuh dengan Nenek-Nenek, Istri Ungkap Hal Ini, Punya Kelainan?
Pengunggah video juga menyampaikan bahwa ada insiden pemukulan dalam kericuhan itu, kejadian itu diwartakan terjadi di Kabupaten Bekasi.
"Kejadian pemukulan di depan KPUD Kabupaten Bekasi pada Minggu, (14/5/2023) kemarin dan viral di sosial media," tulisnya.
Video itu viral hingga disukai oleh 6 ribu lebih pengguna Instagram dan dibanjiri 2,1 ribu warganet. Tidak sedikit dari mereka geram dengan aksi main hakim sendiri itu.
"Oknum kok banyak amat," tulis akun @chintyabella.real dalam kolom komentar.
"Udah tua masih main tentara-tentaraan," tulis akun @bintangceunahh.
"Embel-embel Pemuda Pancasila tapi lupa dengan Sila kedua," tulis akun @sayyid_ssah.
Berita Terkait
-
Viral Tiktoker Bima Yudho Ogah Bantu Indonesia, Pilih Bahagiain Diri Sendiri, 'Gua kecewa berat...'
-
Viral Suami Selingkuh dengan Nenek-Nenek, Istri Ungkap Hal Ini, Punya Kelainan?
-
Bentrok Dengan Ormas Reaksioner, Aliansi Mahasiswa Papua Bali Beberkan Kronologi Ricuhnya Aksi May Day
-
LBH Menilai Ada Pembiaran Ormas oleh Polda Bali untuk Merepresi Aksi Mahasiswa Papua
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Cara Praktis Gabung Foto dan Edit Gambar Online Pakai CapCut
-
Ingat Lagi Kontroversi Film Tanda Tanya dan Pembelaan Hanung Bramantyo
-
Jimly Asshiddiqie Usul 16 UU Kepemiluan Disatukan Lewat Omnibus Law
-
4 Lipstik Wardah Long Lasting Seharian, Bibir Cerah dan Segar hingga 12 Jam
-
Heeseung Tulis Pesan Haru usai Keluar dari ENHYPEN: Terima Kasih Engene
-
Istri Kuli Bangunan Umbar Kebaikan Vidi Aldiano: Bantu Kami saat Kehabisan Beras
-
Dinkes Sleman Temukan 33 Positif dari 148 Suspek Campak di Awal 2026
-
Adik Benjamin Netanyahu Dikabarkan Tewas Rumahnya Dibom Iran, Begini Kata Israel
-
Mudik saat Hamil? Ini 6 Tips Penting agar Perjalanan Tetap Aman dan Nyaman!
-
Pemprov DKI Targetkan Pemulihan TPST Bantargebang dalam Sepekan