Suara Denpasar – Viral kabar mengenai pelatih silat Vietnam yang tewas seketika usai menghadapi anggota kopassus TNI usai dirinya menantang duel.
Kejadian tersebut sempat menghebohkan di ajang pesta olahraga terbesar Asia Tenggara, SEA Games Kamboja beberapa waktu lalu.
Kabar mengenai meninggalnya pelatih silat Vietnam saat melawan anggota Kopassus Kolonel Wahyo Yuniartoto disampaikan melalui sebuah video dengan judul ‘Disaksikan Seluruh Dunia, Pelatih Vietnam Tewas di Tempat Lawan Kopassus’.
Video berdurasi 3 menit 44 detik itu diunggah Youtube Intelijen Negara pada (14/5/2023). Bahkan dalam thumbnail juga dituliskan ‘Cekcok dengan Indonesia. Pelatih Vietnam Tewas Seketika’.
Kini video tersebut pun sudah ditonton sebanyak 627 ribu kali di youtube.
Lantas apakah kabar tersebut benar?
CEK FAKTA
Setelah ditelusuri tim Suara Denpasar rupanya keterangan yang disampaikan narator dalam video hanya menjelaskan keributan di cabor pencak silat SEA Games Indonesia vs Vietnam.
Juga hanya dijelaskan mengenai keributan lantaran pelatih silat Vietnam menantang pelatih silat Indonesia dan dihadang oleh perwira anggota Kopassus Kolonel Wahyo Yuniartoto dan menjadi viral di media sosial.
Tidak ada bukti valid bahwa pelatih pencak silat Vietnam tewas saat melawan Kopassus yaitu Kolonel Wahyo.
Karena pada faktanya Kolonel Wahyo berusaha meredam aksi tersebut di ajang SEA Games.
Jadi sudah dapat disimpulkan bahwa itu merupakan berita hoax atau kabar bohong.***
Berita Terkait
-
Menyentuh! Viral Karena Hadang Pelatih Silat Vietnam, Ini Pesan Kolonel Wahyo Yuniartoto untuk Puteranya
-
Kolonel Wahyo Yuniartoto: Kita Tidak Akan Pernah Menjumpai Hari Ini Lagi, Jadi Buatlah Hari Ini Berarti
-
Ternyata Ini Jimat Keberanian Kolonel Wahyo Yuniartoto Hadang Pelatih Silat Vietnam
-
Pantas Berani Maju Hadapi Pelatih Silat Vietnam, Ternyata Begini Makna Perjuangan Bagi Kolonel Wahyo Yuniartoto
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo
-
Gara-gara Dua Mahasiswa Ditangkap Polisi, Aksi Demo di Solo Sempat Memanas
-
DEN Temukan Potensi 9 Juta Barel Tangki Minyak Menganggur, Disiapkan untuk Kondisi Krisis
-
Aksi di Jantung Ibu Kota, Mahasiswa Desak Pemerintah Dengarkan Aspirasi Rakyat
-
Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Langsung Alihkan Fokus ke Agenda Ini
-
Teach You A Lesson vs Study Group: Drakor Mana yang Paling Recommended?
-
'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI