Suara Denpasar - Anak Pj Gubernur Papua dikabarkan telah meninggal dunia usai bertemu kenalan dari Sosmed (Sosial Media).
Kasusnya masih dalam penyelidikan pihak berwajib, polisi mengaku alami beberapa kesulitan dalam menelusuri kasus kematian anak pejabat Papua itu.
Diketahui usia korban masih 16 tahun, kemudian dirinya berkenalan dengan seseorang melalui sosial media. Bukan hanya satu sosial media tapi beberapa sosial media hingga akhirnya kedua orang itu sepakat untuk bertemu.
"Jadi memang dari keterangan sementara yang disampaikan oleh tersangka, atau pelaku, yang bersangkutan kenal dengan korban melalui media sosial," ujar pihak kepolisian yang menangani kasus tersebut, dilansir Suara Denpasar dari akun instagram @viralsekali pada Selasa, (23/5/2023).
Berdasarkan keterangan dari pihak Kepolisian, informasi sementara dari pihak tersangka ialah komunikasi dimulai dari sosial media Telegram, kemudian berlanjut ke Whatsapp.
Hingga akhirnya korban dan tersangka sepakat untuk bertemu, tersangka membawa korban ke TKP, yaitu sebuah kosan yang sudah disewanya lebih dulu.
Selain itu, pihak kepolisian mengaku masih mengalami kesulitan untuk menggali informasi lebih dalam, pasalnya ponsel korban terkunci dan passwordnya belum diketahui.
"Hp milik korban itu dipassword, jadi kita belum bisa membuka bagaimana histori percakapan mereka, awal perkenalan," ujar pihak Kepolisian menyampaikan.
Adapun ponsel milik tersangka belum bisa ditelusuri, hal tersebut dikarenakan histori percakapan antara dirinya dengan korban sudah dihapus.
Baca Juga: CEK FAKTA: Resmi ke Persib, Latihan Perdana Matias Mier Bersama Skuad Pangeran Biru?
"Histori yang ada di HP milik tersangka ini sudah dihapus semua, jadi butuh proses pemeriksaan perangkat IT," ujarnya menyampaikan.
Informasi kematian Anak PJ Gubernur masih dalam penelusuran pihak Kepolisian guna mendapatkan fakta sedalam-dalamnya, dari mulai motif dan kronologi lengkapnya.
Kabar tersebut menjadi perhatian publik, warganet ramai-ramai membanjiri kolom komentar, salah satunya ialah penilik akun instagram @rio_armando_illu.
Merespon kasus kematian anak Pj Gubernur Papua itu, sang warganet meminta pihak Kominfo menghapus aplikasi cari jodoh, menurutnya itu merupakan solusi terbaik.
"Ya Kominfo suruh hapus saja pak semua aplikasi perjodohan semacam Tinder, Tantan, Bumble dan lain-lain ...," tulisnya dalam kolom komentar.(Rizal/*)
Berita Terkait
-
Parah Banget! Ternyata Jusuf Hamka Tak Pernah Ada Niat Bagi-Bagi Uang dan Modal Usaha, Kominfo RI Sampai Turun Tangan
-
Makin Parah! Denise Chariesta Malah Bantu Buzzer RD Untuk Blokir Dirinya Sampai Libatkan Kominfo!
-
Trending! Diserang Buzzer RD, Rambut Denise Chariesta Langsung Kribo, Kini Nama Kominfo Ikut Terseret
-
Hary Tanoe Ngaku Sudah Temui Presiden Sebelum TV Analog Dimatikan, Tapi Kominfo Tetap Lanjut
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
BBW Jakarta 2026 Buka 24 Jam Nonstop, Bisa Belanja Buku Tengah Malam hingga Dini Hari
-
Korban Bertambah, Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Sekadau Kini Seret Keponakan 10 Tahun
-
Katalog Promo Indomaret Terbaru, Serba Gratis! Salonpas Beli 1 Gratis 1, Teh Botol hingga Bebelac
-
Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah
-
Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?