/
Rabu, 31 Mei 2023 | 13:18 WIB
8 Kejanggalan Kasus Kematian Siswa SMP Athirah, Putra Pejabat Kemenhub Makassar (Twitter:  @pzikofat)

4. Semua CCTV rusak dengan alasan tidak logis 

Kejanggalan selanjutnya dibeberkan pihak keluarga lewat akun Facebook Nursuci Sulva Octaviani, ia mengatakan bahwa SMP Athirah Makassar merupakan salah satu sekolah swasta elit yang ada di Makassar. 

Namun, saat pihak keluarga meminta bukti CCTV. Mereka justru dikabarkan bahwa seluruh CCTV di lantai 8 rusak akibat angin kencang yang menyebaban plafon ambruk hingga mengenai CCTV. 

CCV yang rusak di lantai 8 tersebut, di antaranya ialah CCTV yang berdekatan kantin, CCTV yang mengarah ke arah pintu keluar lift di lantai 8, CCTV di dekat tempat wudhu wanita, dan CCTV yang mengarah ke kantin lantai 8.  

5. Luka tak wajar di tubuh korban 

Kejanggalan selanjutnya terlihat dari kondisi luka di tubuh korban. Menurut Andy, keponakannya itu justru mendapatkan luka yang tidak wajar. 

“Kalau logika orang jatuh, pasti kepala terluka paling parah dan ada pendarahan. Ini (kasus Basman) kaki yang hancur, telapak terus tangan (bagian kedua tangan) patah, tulang ekor juga. Terus (tubuh) belakangnya itu semua membiru,” ujar Andy, dikutip dari Suara.com, Rabu (31/5/2023). 

Sementara dari hasil pengamatan di tubuh korban, Andy melihat beberapa bagian tubuh Basman justru terdapat luka memar. Kemudian kuku bagian ibu jari sebelah kiri hampir tercabut. Namun, kondisi kepala nampak baik-baik saja dan tidak rusak seperti korban yang terjatuh dari ketinggian. 

6. HP korban ditemukan dalam keadaan rusak 

Baca Juga: Tak Terima Anaknya Dituding Sembunyikan Rebecca Klopper, Haji Faisal Akhirnya Buka Suara

Saat pertama kali mayat korban ditemukan, kondisi ponsel yang dimiliki Basman juga terlihat rusak parah seakan dipukul atau dengan sengaja dirusak.

Hal ini semakin menambah kecurigaan pihak keluarga di kasus kematian anak mereka. 

7. Sepatu korban ditemukan di lantai 6 

Selain HP yang ditemukan dalam kondisi rusak, sepatu korban juga ditemukan berada di lantai 6 dekat dengan Mushola. 

Namun, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Ridwan Hutagaol menjelaskan hal tersebut kemungkinan dilakukan oleh Basman saat dirinya hendak salat. 

“Karena di lantai 8 itu kantin dan masjid, jadi (Basman) mau masuk mushola kan buka sepatu,” ungkap Ridwan.   

Load More