Suara Denpasar - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memilih sembelih sapi di Rumah potong Hewan (RPH) Kota Salatiga.
Sudah 18 tahun Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo berlangganan menyembelih sapi di RPH Kota Salatiga.
Meski berasal dari Getasan, Kabupaten Semarang, Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku lebih suka memilih menggunakan jasa RPH Salatiga.
Bukan tanpa alasan, Ganjar Pranowo memilih RPH tersebut karena memiliki sertifikat halal dan higienis, membuat kualitas daging yang dijualnya dinilai tinggi oleh para juragan daging di “Kota Toleransi” itu.
Dilansir dari laman Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada Jum'at (2/6/2023), Ganjar Pranowo mengatakan sertifikasi halal yang dimiliki tempat itu, lebih memudahkannya dalam menjual daging. Hal itu berimbas pula pada harga jual daging yang tinggi.
“Wah memuaskan, yang punya surat halal hanya salatiga. Misalnya kalau beli harga sapi Rp25 juta, ya bisa (harga jual) Rp25,5 juta, sampai Rp25,6 juta gitu,” ucap Ganjar dikutip dari laman Pemprov Jateng.
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Salatiga Henni Mulyani menuturkan, sejak memiliki sertifikat halal dan Nomor Kontrol Veteriner (NKV), berdampak pada kepercayaan masyarakat. Ini dibuktikan dengan banyaknya warga yang memercayakan penyembelihan hewan ke instansi tersebut.
“Kepercayaan masyarakat meningkat. Ini terbukti pada 2020-2021, peningkatan penyembelihan 14 persen dari dalam kota, yang luar kota itu ada 2 persenan dengan meningkat tiap tahun. Makin masyarakat tahu ber-NKV, halal, makin banyak yang datang ke sini,” jelasnya.
Seperti diketahui, Pemprov Jateng tengah mengakselerasi sertifikasi halal Rumah Potong Hewan (ruminansia dan unggas).
Baca Juga: Keok di Jabar dan Banten, Ganjar Pranowo Bobol Kandang Prabowo Subianto dan Anies Baswedan
Data Disnakkeswan Jateng hingga Mei 2023, dari 78 unit jumlah RPH, yang bersertifikasi halal (dan sertifikat NKV) ada 10 unit. Sedangkan RPU dari 50 unit, sudah ada 33 unit bersertifikat halal.
Hingga Mei 2023, pengajuan pendampingan sertifikasi NKV dan halal terus bertambah. Tercatat, sudah ada empat kabupaten yakni Sukoharjo, Kudus, Jepara dan Brebes, yang mengajukan untuk proses pendampingan sertifikasi NKV dan halal. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Keok di Jabar dan Banten, Ganjar Pranowo Bobol Kandang Prabowo Subianto dan Anies Baswedan
-
Dituding Sebar Pesan Peringatan untuk Anies Baswedan, Bawaslu Akhirnya Buka Suara
-
Lapor, Pak Jokowi! Jalan Rusak di Kabupaten Kelahiran Ganjar Pranowo Setara 2 Kali Jarak Semarang-Solo
-
Bawaslu Dinilai Tebang Pilih, Safari Politik Anies Baswedan ke Masjid Dipersoalkan, Ganjar Pranowo Dibiarkan?
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Peringatan BMKG 16 hingga 24 Februari 2026: Waspada Potensi Banjir Rob di Perairan Kalsel
-
5 HP RAM 8 GB Harga di Bawah 2 Juta: Kamera Jernih, Layar AMOLED
-
7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
-
5 Promo Wardah Spesial Menjelang Ramadan untuk Skincare dan Makeup
-
Bali United vs Persija, Dony Tri Pamungkas Masih Bawa Duka
-
9 Drama China tentang Dunia Kerja yang Seru dan Edukatif
-
Cari HP Rp1 Jutaan yang Bagus untuk Main Game? Ini 7 Pilihan yang Bisa Jadi Andalan
-
Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
-
MUI Tasikmalaya: Ahmadiyah Sebagai Warga Negara Harus Dilindungi Sesuai Konstitusi
-
Beli Langsung di Arab, WNI ini Temukan Harga Wakaf Al-Quran Taqy Malik Dinaikkan Hampir 3 Kali Lipat