Suara Denpasar - Di tengah beragam spekulasi jabatanya sebagai Kapolda Metro Jaya yang terlihat cepat dan mendadak.
Apalagi, berasal dari Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan sebentar lagi jelang tahun politik. Di mana umumnya, jarang ada pergantian jabatan di lingkup institusi Polri jelang pemilu.
Irjen. Pol. Karyoto, S.IK., tak mempermasalahkan segala pandangan minor terkait posisinya yang kini menjabat Kapolda Metro Jaya.
Namun, tegas dia dalam menjalankan amanah masyarakat. Dirinya, tentu akan menjaga kepercayaan itu dengan baik.
Apalagi, dirinya bekerja tidak sendiri. Ada bawahan yang memiliki integritas yang tinggi. Pun, atasannya yakni Kapolri.
"Kalau saya mengatakan berat, terlalu cengeng saya," katanya dalam podcast Deddy Corbuzier yang dikutip denpasar.suara.com, Minggu 11 Juni 2023.
Karyoto merupakan lulusan Akpol 1990 yang berpengalaman dalam bidang reserse. Di mana sebelum menjabat Kapolda Metro Jaya, jenderal bintang dua ini menjadi Deputi Penindakan KPK selama tiga tahun.
Pengalaman di KPK dan reserse tentu menjadi andalannya saat bertugas di Ibukota. Apalagi, saat berdinas di KPK, dirinya memang berada di Jakarta. "Paling tidak saya tinggal di Jakarta dan saya tahu karakter di Jakarta," tandasnya.
Pada kesempatan itu, dia juga berpesan kepada para orang tua untuk selalu mengkontrol anak-anaknya.
Baca Juga: Polda Bali Melempen, Laporan Pemkab Badung Terkait Pencaplokan Pantai Melasti Tak Jelas
Sebab, generasi muda saat ini rentan sebagai korban atau pun pelaku kejahatan. Apalagi, belakangan banyak terjadi tawuran.
"Kalau ada yang membawa senjata tajam tetap kita proses," tegasnya. Dia juga menjelaskan, anak-anak pelaku tawuran ini sering menggunakan obat keras G seperti tramadhon agar lebih berani. "Direktorat (narkoba) kami juga mengamankan berapa juta butir (daftar obat G)," tukasnya. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026