/
Minggu, 11 Juni 2023 | 21:00 WIB
CEK FAKTA: Dikawal Ketat TNI POLRI, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Resmi Digiring ke Bareskrim? (YouTube Infotama Update)

Suara Denpasar – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dikabarkan resmi digiring ke Bareskrim dengan dikawal ketat TNI dan Polri, setelah diisukan terlihat dalam skandal kasus korupsi dana infrastruktur di wilayah kerjanya. 

Isu keterlibatan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam kasus korupsi berupa suap dan mangkrak proyek itu, kabarnya terungkap setelah Tim Independen Pemberantasan Korupsi melakukan investigasi. 

Informasi ini beredar melalui salah satu unggahan yang dibagikan kanal YouTube Infotama Update pada Sabtu (10/6/2023).  

“DIKAWAL KETAT TNI POLRI, GUBERNUR LAMPUNG RESMI DIGIRING KE BARESKRIM, BERITA TERKINI,” begitulah narasi yang dicantumkan pada judul video. 

Kini, video berdurasi 5 menit 10 detik itu telah disaksikan lebih 5,8 ribu kali. Video tersebut juga dipenuhi komentar warganet yang kebanyakan mengaku bersyukur atas tertangkapnya Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. 

“Mantap Bareskrim Mabes Polri. Korupsi di Lampung udah luar biasa. Lanjutkan ke daerah daerah kami sangat mendukung,” tulis pemilik akun bernama @sulfikribaturaja2176. 

“Alhamdulillah Alhamdulillajh Alhamdulillah kebusukan selama ini terungkap,” tambah akun @drgh.bambangutoyosabikun8720. 

Meski warganet mempercayai berita tersebut, namun benarkah Gubernur Arinal Djunaidi resmi digiring ke Bareskrim akibat terlibat dalam kasus korupsi? 

Berikut Suara Denpasar akan mengungkap fakta sebenarnya! 

Baca Juga: CEK FAKTA: Terlibat Kasus Korupsi, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Ditetapkan sebagai Tersangka oleh KPK?

CEK FAKTA: 

Setelah menyaksikan videonya secara utuh, tayangan tersebut memang menjelaskan seputar kabar Gubernur Arinal Djunaidi yang disebut-sebut terlibat dalam kasus korupsi di Lampung. 

Namun, informasi yang dinarasikan dalam konten tersebur tidak menunjukkan sumber kredibel. 

Di awal tayangan, pemilik konten pun hanya menyertakan cuplikan dari salah satu tim independen pemberantasan korupsi. Namun, pembahasannya tidak menyinggung soal Gubernur Arinal Djunaidi. 

“Kalau tim udah terbentuk, gue bisa minta keuangan, data asuransi, BPN, itu kira-kira 2 minggu. Kalau udah dapet dianalisa. Nah, kalau udah ada poin-poinnya diundang,” ucap pria yang disinyalir sebagai bagian dari tim independen tersebut. 

Selain melihat kesesuaian isi dan judul video, tim Suara Denpasar juga melansir laman situs resmi Pemerintah Provinsi Lampung untuk memastikan kebenaran dari berita ini. 

Load More