Suara Denpasar - Di zaman modern ini perkembangan teknologi sangat memudahkan aktivitas manusia, termasuk untuk mendapatkan informasi melalui platform digital.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah informasi yang berseliweran melalui media sosial seperti Facebook, Instagram, TikTok, Twitter dan YouTube.
Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini banyak informasi yang didapatkan masyarakat melalui platform media-media sosial tersebut. Tentunya sangat membantu peredaran kejadian-kejadian terkini, hanya saja disaat yang sama dapat terjadi disparitas atau polarisasi informasi di tengah masyarakat.
Sebab, faktanya informasi yang didapat dari medis sosial belum tentu melewati proses verifikasi mendalam terkait kejadian tersebut.
Karena itu, agar tidak terjadi disparitas informasi jelang pemilu 2024, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bali, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Bali dan Polda Bali gelar diskusi tentang Literasi Digital Terhadap Media Online dan Media Sosial Dalam Menjaga Situasi Kamtibmas Menjelang Pemilu 2024 di Hotel Aston Denpasar, Selasa (13/6/2023).
Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bali, Emanuel Dewata Oja mengatakan pentingnya media pers membersihkan atau lakukan verifikasi mendalam terhadap pemberitaan yang beredar di media sosial.
"Media pers memiliki fungsi pembersih informasi. Artinya kita (media pers) melakukan verifikasi. Itu yang membedakan kerja media sosial dan media pers," terang pria yang akrab dipanggil Edo itu.
"Kalau pers kan jelas ada verifikasi dengan menjalankan 5 M, yaitu mencari, menemukan, memiliki, mengolah dan terakhir baru mempublikasi. Proses itu yang disebut sebagai rumah pembersih informasi," sambung Edo.
Menurut Edo, pembersih informasi menjadi penting karena tujuannya jelas, yaitu menangkal informasi hoax dan disparitas atau informasi yang menimbulkan pertanyaan publik.
Baca Juga: Asyik! Anne Ratna Buka Liga Mini Soccer di Purwakarta, Intip Mantan Istri Dedi Mulyadi di Lapangan
"Pembersih informasi menjadi sangat penting karena untuk mencegah disparitas informasi termasuk mencegah hoax dan lain sebagainya. Jadi informasi yang disampaikan itu betul-betul diolah sesuai proses yang benar, sesuai dengan kerja pers dan kaidah-kaidah jurnalistik," kata Edo.
Edo menambahkan, pemberitaan yang yang memperhatikan kaidah jurnalistik, kode perilaku dan tuntutan undang-undang pers nomor 40 bisa menjamin keselamatan pemilu 2024.
"Ini harus ditaati terutama dalam menyongsong pemilu, agar kita (wartawan) ini mendorong pemilu berjalan dengan damai, bermartabat, tidak ada pembelahan sana dan sini. Itu yang ingin kita jaga sehingga semuanya nyaman, negara ini selamat," tegasnya. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Humas Polda Bali Sebut Media Sosial Sebagai Acuan Informasi Terkini
-
Geram Bali United Diledek Guling-Guling FC Usai Kalahkan PSM Makassar, Coach Teco: Dia Sedang Cedera
-
8 Kabupaten/Kota di Bali Buka Pendaftaran Anggota KPU, Berikut Syaratnya
-
Lidartawan Sarankan Masyarakat Bali Daftar Jadi Anggota KPU Kabupaten/Kota, Berikut Jadwalnya
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Usai Buron, Taufik Hidayat Tersangka Kasus Penyekapan Cileunyi Ditangkap
-
I'm Back! Kata-kata Cristiano Ronaldo Usai Cetak Brace, Sindir Lionel Messi
-
Udah Siap Belum? Cristiano Ronaldo Bakal Bawa Portugal Juara Piala Dunia 2026
-
Rekor 60 Tahun Tumbang! Cristiano Ronaldo Jadi Raja Gol Portugal di Piala Dunia
-
Kok Sepi, Mana Suaranya? Sindiran Pedas Sang Kakak Usai Cristiano Ronaldo Cetak Brace
-
Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?