Suara Denpasar - Iptu MIP atau Muhammad Iqbal Pohan mendadak ramai setelah istrinya melaporkan ke Divpropam Polri dan Polda Sumatera Utara. Masalah, Iptu M Iqbal Pohan melakukan sejumlah tindak pidana. Dari kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), penelantaran anak, selingkuh atau zina, hingga membuat video syur dengan selingkuhannya yang merupakan seorang janda.
Atas perbuatannya, kini Divisi Propam Polri telah menahan Iptu MIP di penempatan khusus (patsus). Diketahui, ini berdasarkan laporan AHS, istri dari Muhammad Iqbal Pohan.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan membenarkan bahwa Iptu MIP diberikan sanks patsus setelah adanya gelar perkara di Divisi Propam Polri. Dia menyatakan, Iptu MIP ditahan di patsus selama 21 hari.
"Terhitung dari tanggal 13 Juni sampai dengan 4 Juli 2023,” kata Brigjen Ahmad Ramadhan, Selasa.
Ahmad Ramadhan menjelaskan, Divisi Propam Polri telah memeriksa sejumlah pihak. Yakni Iptu MIP, AHS (istri), dan R (ibu dari AHS).
Dari pemeriksaan, dilanjutkan dengan gelar perkara dan memastikan Iptu MEP diduga melangga Kode Etik Profesi Polri (KKEP) sebagaimana laporan AHS ke Divisi Propam Polri.
Dugaan pelanggaran KKEP yang dilakukan Muhammad Iqbal Pohan juga cukup banyak. Setidaknya ada empat perbuatan tindak pidana.
“Iptu MIP telah melakukan perselingkuhan, KDRT, penelantaran anak, dan perbuatan asusila,” jelasnya.
Ahmad Ramadhan tak menampik bahwa perbuatan asusila itu direkam dalam video yang dijadikan alat bukti. Iptu MIP melakukan perbuatan asusila dengan wanita inisial AM. Diketahui, AM adalah seorang janda.
Baca Juga: Sosok Iptu Haeruddin, Polisi yang Nikahi Adik Istri, Sekampung Ferdy Sambo, Pernah Jadi Kapolsek
Ahmad Ramadhan menambahkan, patsus dilakukan sambil menunggu proses sidang kode etik yang akan digelar Divisi Propam Polri terhadap Iptu MIP.
Siapa sebetulnya Iptu MIP? Dari penelusuran Suara Denpasar, Iptu Muhammad Iqbal Pohan ternyata lulusan Akpol 2016. Akpol ini masuk tahun 1994. Dia satu angkatan dengan Iptu Nahal Rizaq, Kasubnit II Satreskrim Polres Jakarta Utara, yang menjadi lulusan terbaik Akpol 2016 atau peraih Adhi Makayasa.
Iptu Muhammad Iqbal Pohan kelahiran Oktber 1994, sebab NRP-nya 94101247. Dengan demikian usianya saat ini 29 tahun.
Selepas lulus Akpol, dengan pangkat Ipda (inspektur polisi dua) dia bertugas di Brigade Mobil (Brimob). Dia bertugas di Satbrimob Polda Sumut. Dia pernah menjabat sebagai Danton 3 Kompi 4 Yon B Pelopor Sat Brimob Polda Sumut. Kemuian pada 2020 dia diangkat jadi Danton 1 Kompi 1 Yon A Pelopor Satbrimob Polda Sumut.
Dalam pangkat Iptu pada 2021, kariernya terus menanjak menjadi Wakil Komandan Kompi (Wadanki) Kompi 3 Batalyon B Sat Brimob Polda Sumut.
Pada 2022, Iqbal Pohan mengikuti pendidikan d PTIK. Saat ini dia berkarier di Bareskrim Polri. (*)
Berita Terkait
-
Iptu Haeruddin Dilaporkan Zina dan Poligami Tanpa Izin, Mandek di Polda Kaltara dan Polda Sulsel!
-
Jerit Hati Asnar Pratiwi usai Sang Suami, Iptu Haeruddin Berpoligami: Dibilang Wanita Pembawa Sial-Miskin
-
Polda Kaltara Sebut Iptu Haeruddin Poligami dengan Nikahi Adik Istri untuk Selamatkan Anak-anaknya
-
Sosok AKBP Bambang Kayun, Tersangka Suap yang Ditangani KPK, Jebolan Akpol 1993 Asal Jawa Tengah
-
Adu Cantik 4 Istri AKBP Aris Rusdiyanto, Eks Kapolres Muara Enim yang Diduga Selingkuh
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
5 Rekomendasi Tempat Ngopi Wajib Kunjung di Dramaga: Budget Aman, Kualitas Bintang Lima
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran
-
Sinopsis Film Suamiku Lukaku, Kisah Pilu Acha Septriasa Hadapi KDRT dari Baim Wong
-
Persis Solo vs Persebaya di Stadion Manahan, Polisi Siaga Penuh
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Viral! Ditanya Cita-cita, Bupati Cianjur: Cepat Meninggal Masuk Surga, Lieur di Dunia