Suara Denpasar - Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan bersama rombongan Word Bank Washington DC mengunjungi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kartalangu, Denpasar, Bali untuk mengecek progres dari tempat pengolahan sampah tersebut pada Jum'at (23/6/2023).
Pasalnya TPST Kartalangu merupakan salah satu project kerja sama Indonesia dengan word bank Washington DC.
Refuse Derived Fuel (RDF) atau hasil olahan sampah dari TPST Kartalangu itu nantinya akan digunakan sebagai bahan pembuatan semen atau bahan yang akan dicampurkan dengan batu bara sebagai bahan bakar beberapa PLTU. Salah satunya adalah PLTU Celukan Bawang.
Melihat Refuse Derived Fuel (RDF) atau hasil olahan sampah dari TPST Kartalangu yang semakin tertumpuk, Luhut Binsar Pandjaitanlangsung menelepon bos semen Solusi Bangun Indonesia (SBI) agar segera mempercepat proses pembelian.
Hal itu dipertegas oleh Nani Hendiarti, Deputi Koordinasi Bidang Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kemenkomarves.
"Tadi bapa sudah bilang semen SBI yah yang akan kerja sama dengan TPST Kartalangu, tadi sudah dikomunikasikan. MoU sudah ada tinggal penandatanganan kontrak, mungkin dalam konteks ini tadi Bapak Menko minta (lewat telepon) dipercepat agar barang yang sudah siap bisa langsung diangkut," ujar Nani Hendiarti.
Nani menjelaskan Refuse Derived Fuel (RDF) yang sudah ada di TPST Kartalangu nanti juga akan digunakan di PLTU Celukan Bawang, di Buleleng Bali. Mengingat RDF dari TPST Kartalangu sebagiannya masih dikirim ke Jawa.
"Selama ini barang sebagian masih dikirim ke Jawa nah itu yang mau diarahkan sama Bapak (Luhut) tadi untuk digunakan di PLTU Celukan Bawang. Itu yang nanti dibahas dulu supaya ongkos transportasinya gak harus di bawah ke Jawa karena terlalu mahal, jadi bisa dipakai di Bali," tandasnya. (*/Dinda)
Baca Juga: Pengakuan Mengejutkan Nuraini Mahasiswi Kuli Angkut Semen: Satu Sak Dibayar 600 Rupiah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Masuk Kerja Lagi Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Melawan 'Magical' Biar Nggak Malas Gerak
-
Bank Sumsel Babel Ingatkan Bahaya Modus Penipuan Pasca Lebaran, Ini yang Harus Diwaspadai
-
Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Hindari Macet Tol Cipali Malam Ini, Pemudik Disarankan Keluar di Cirebon dan Lewat Pantura
-
Keluhan Pemudik Asal Bogor, Terjebak Macet Horor di Tol Cipali Malam Ini
-
'Mau Abang Culik?', Bocoran Chat Oknum Kader HMI yang Dikaitkan dengan Dugaan Pelecehan
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Abdul Wahid Disidang, Publik Singgung Dinamika Politik Senggol SF Hariyanto
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak