Suara Denpasar - Ada suasana yang menarik ketika Rocky Gerung hadir dalam "Peluncuran dan Bedah Buku Luhut tentang Biografi Luhut Binsar Pandjaitan".
Rocky Gerung yang sering mengkritisi pemerintahan Jokowi beserta jajaran kabinet termasuk Luhut itu, hadir sebagai pembedah buku Luhut.
Dalam sambutannya Luhut mengatakan Rocky Gerung sangat keras mengktitisi pemerintahan Jokowi. Tetapi bagi Luhut hal tersebut merupakan partisipasi Rocky Gerung membangun Indonesia dari segi pemikiran.
"Jadi ayo kita bekerja sama, kita bahu-membahu membangun negeri ini apapun porsi kita, saya dengan Rocky misalnya beliau sangat keras mengkritisi pemerintahan, mengkritisi Jokowi it's ok," kata Luhut, dikutip dari YouTube Bale Buku Bekas, Sabtu (10/6/2023).
Luhut mengaku dia sempat diundang Rocky untuk berdiskusi, dan dia datang menemui Rocky. Hal tersebut karena ingin menyamakan pemahaman.
"Mungkin karena kita tidak berkomunikasi, tidak ada pemahaman," sambung Luhut.
Sementara pada gilirannya sebelum membedah buku tersebut, terlebih dahulu Rocky mengibaratkan luhut seperti setangkai bunga mawar, harum tetapi memiliki duri. Hal itu karena bagi banyak pihak yang menilai sosok Luhut yang tegas tapi berprestasi dalam menjalankan tugas dalam pemerintahan.
"Bunga mawar. Mawar itu wangi tapi dia berduri. Setiap mawar pasti ada dirinya tapi saya ambil bagian mawarnya aja," kata Rocky membuat seisi ruangan tertawa.
Rocky mengatakan bahwa dia memang pengkritik utama presiden Jokowi beserta jajaran. Namun berbasis argumen bukan sentimen. Baginya yang dikritik adalah kebijakan, tidak ada dendam pribadi.
Baca Juga: Rocky Gerung Kuliti DPR: Bukan Sekadar Miskin Etik Tapi Miskin Otak Juga
"Itu yang ingin saya aktifkan dalam politik Indonesia, ucapkan argumentasimu jangan simpan sentimenmu. Jadi bagi saya waktu saya undang Pak Luhut orang merasa ada apa Rocky, saya bilang saya mau bertengkar dengan Pak Luhut," Kata Rocky.
"Kenapa? Karena pikiran hanya bisa disebut pikiran kalau dipertengkarkan, kalau anda punya pikiran dan tidak ada yang membantah pikiran anda itu artinya anda sedang berdoa, gak boleh diganggu tuh," tandasnya.(*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Luhut Binsar Pandjaitan Sampaikan Kebijakan Ekspor Pasir Laut, Begini Tanggapan Amien Rais
-
Ditolak Luhut, Pak Yan Koster Mati-matian Bela Proyek Terminal LNG Sidakarya
-
WALHI Minta Gubernur Bali Wayan Koster Patuhi Surat dari Luhut Binsar Pandjaitan
-
Luhut Tolak Terminal LNG Sidakarya Denpasar, 3 LSM Desak Koster Stop Proyek
-
Luhut Tolak Proyek Terminal LNG di Bali, Begini Reaksi Bendesa Adat Sidakarya
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Israel Bakar Rumah Warga Palestina di Jalud Nablus untuk Perluasan Pemukiman Ilegal
-
Tragedi Bekasi Timur, Alvin Lie Kritik Persimpangan Rel dan Jalan
-
Amien Sunaryadi: Niat Jahat Memang Nggak Kelihatan, Tapi Evidence-nya Bisa Dicari
-
Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox, Lompatan Baru AI Otonom untuk Percepat Transformasi
-
AHY Bakal Selidiki Dugaan Gangguan Sinyal di Balik Kecelakaan Kereta Bekasi Timur
-
Selamat Tinggal Gas Melon, Bahlil Siapkan Alternatif Pengganti LPG
-
Urutan Skincare Wardah Malam untuk Cegah Penuaan Usia 30 Tahun ke Atas
-
Skandal Narkoba Oknum Perwira Polisi di NTB: Jaksa Endus Aliran Dana Miliaran Rupiah
-
Ilusi Kuliah Murah: Jerat 'Hidden Expectation' di Balik Brosur Beasiswa
-
CISDI Ungkap Mayoritas Pangan Kemasan di Indonesia Tidak Sehat, Ajukan 5 Rekomendasi Kebijakan