/
Senin, 26 Juni 2023 | 08:56 WIB
Pelatih Persija Thomas Doll (Instagram/thom_asdoll)

Suara Denpasar - Duel Persija Jakarta melawan Ratchaburi FC yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada Minggu (25/6/2023) diwarnai insiden mati listrik. Tak pelak, insiden ini membuat para suporter bola yang sudah hadir di stadion kecewa.

Mereka pun melontarkan sindiran dengan menyanyikan yel-yel untuk menyuarakan kekecewaan mereka. Insiden mati listrik terjadi di paruh pertama babak pertama. Relatif cukup lama, mati listrik itu terjadi sekitar 60 menit sehingga pertandingan harus dihentikan sejenak.

Melansir Antara, para pemain tetap aktif di lapangan saat mati lampu. Baru setelah listrik menyala kembali, para pemain melanjutkan pertandingan. Terkait insiden ini, pelatih Persija Jakarta Thomas Doll mengatakan apabila hal itu lumrah terjadi.

"Bisa terjadi di mana saka termasuk Eropa," kata Thomas Doll dalam konferensi pers yang digelar setelah pertandingan, sebagaimana dilansir dari Antara, Senin (26/6/2023).

Ia juga bersyukur lantaran selama listrik mati, para penonton sabar menunggu. Sementara itu, ketika listrik sudah kembali menyala, Dicky Soemarno selaku Ketua Umum The Jakmania meminta agar para suporter tetap mengedepankan keamanan dan kenyamanan.

Menurutnya, insiden mati listrik baru kali pertama ini terjadi di Stadion Patriot Candrabhaga. Permintaan maaf juga disampaikan oleh Ambono Janurianto sebagai Direktur Utama Persija, khususnya kepada penggemar Persija maupun Ratchaburi.

"Tentunya kami ucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya," katanya.

(*)

Baca Juga: Kata Bima Sakti Usai Ditunjuk Erick Thohir Jadi Pelatih Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17: Bismillah...

Load More