Suara Denpasar – Pelatih Timnas Indonesia U-23 yang sejauh ini juga masih tercatat sebagai Direktur Teknis PSSI, Indra Sjafri memberi bocoran soal rencana PSSI membuka peluang pemain keturunan membela Timnas Indonesia U-17 di ajang Piala Dunia U-17 2023.
Seperti diketahui Timnas Indonesia U-17 akan berlaga di Piala Dunia U-17 2023 setelah FIFA menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 menggantikan Peru.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir juga telah menunjuk Bima Sakti Tukiman sebagai juru taktik Timnas Indonesia U-17 di ajang Piala Dunia U-17 2023.
Tentu saja keputusan tersebut membuat publik pecinta sepak bola Indonesia bertanya-tanya soal kemungkinan adanya pemain keturunan yang memperkuat Timnas Indonesia U-17.
Pasalnya saat menjuarai Piala AFF U-16 2022 lalu, salah satu staf kepelatihan Bima Sakti menyinggung soal ‘Local Pride’ yang dianggap anti dengan pemain keturunan.
Melihat polemik tersebut, Indra Sjafri mengatakan bahwa saat ini penggunaan pemain keturunan tidak dapat lagi dibendung karena dunia telah menjadi global.
“Dunia ini sudah mengglobal, tidak bisa kalau harus dibatasi-batasi,” kata Indra Sjafri dilansir Suara Denpasar dari laman Suara.com, Selasa (27/6/2023).
Kini PSSI diburu waktu untuk menyiapkan skuad Timnas Indonesia U-17 dan venue pertandingan yang akan digunakan di Piala Dunia U-17 2023 yang bergulir mulai 10 November 2023 sampai 2 Desember 2023.
Dalam waktu dekat Timnas Indonesia U-17 akan segera menggelar seleksi pemain dan juga segera menggelar pemusatan latihan (TC) yang kemungkinan besar akan dilakukan di luar negeri.
Baca Juga: Merosot, Nilai Pasar Eks PSIS Pratama Arhan Turun Sejak Bela Tokyo Verdy
Pada ajang Piala Dunia U-17 2023 mendatang, Timnas Indonesia U-17 akan bersaing dengan 23 tim lainnya dan menjadi satu-satunya wakil ASEAN di event tersebut. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional