Suara Denpasar - Publik tentu masih ingat dengan Lionel Messi yang 'batal' datang ke Indonesia untuk bertanding di FIFA Matchday 2023. Hal itu tak dipungkiri membuat banyak pihak kecewa. Namun demikian, pertandingan antara timnas Indonesia dan skuad Argentina tanpa Lionel Messi sukses digelar.
Kekinian, publik kembali dihebohkah dengan kabar yang menyebut apabila PSSI akan mendatangkan skuad Portugal untuk bertanding melawan timnas Indonesia di FIFA Matchday. Terkait hal ini. PSSI melalui Wakil Ketua Umumnya, Zainudin Amali, memberikan klarifikasi.
Sebelumnya, Zainudin Amali sempat menyinggung apabila Portugal akan menjadi lawan timnas Indonesia berikutnya di FIFA Matchday. Hal itu dikatakannya ketika ditanya awak media mengenai siapa lagi lawan kelas dunia untuk timnas Indonesia setelah Argentina.
Ia mengatakan apabila Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI memang ingin membangun mental para pemain timnas lewat pertandingan FIFA Matchday. Namun soal Portugal, ternyata itu masih sebatas rencana. Tak hanya Portugal, namun juga negara-negara lainnya.
"Kemudian ditanya kira-kira siapa? Ya banyak lah, rencana semoga bisa dengan Portugal iya, Brasil iya, Maroko iya, gitu," katanya seperti dikutip dari suara.com.
Ia kembali menegaskan apabila belum ada kepastian bahwa Portugal lah yang akan menjadi lawan Indonesia berikutnya. "Bukan saya bilang pasti dengan Portugal lho ya," tambahnya.
Ia juga meluruskan rumor terkait Cristiano Ronaldo. "Apalagi bilang Cristiano Ronaldo harus datang sebelum pensiun itu nggak. Nggak ada ngomong gitu," tegasnya.
Ia menekankan bahwa FIFA Matchday 2023 adalah pertandingan timnas melawan timnas, bukan pemain tertentu. Sedangkan siapa lawan Indonesia di FIFA Matchday September mendatang, hal itu masih belum diputuskan.
Yang jelas, PSSI sudah bersurat kepada 4-8 negara. Erick Thohir juga menegaskan apabila tujuan Indonesia di FIFA Matchday 2023 adalah untuk mencari poin.
Baca Juga: Diduga Nyinyir ke Shin Tae Yong, Arya Sinulingga PSSI Dirujak Netizen: Duri dalam Daging
(*)
Berita Terkait
-
Publik Malaysia Heboh Timnas Indonesia vs Portugal, Sebut PSSI Mau Boyong Cristiano Ronaldo
-
Usai Laga Indonesia Vs Argentina, Erick Thohir Diminta Undang Portugal Bersama Cristiano Ronaldo
-
Cristiano Ronaldo Absen di Akhir Musim Liga Pro Saudi 2022/2023, Anderson Talisca Jadi Kunci Kemenangan Al Nassr Atas Al Fateh
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Viral Perang Sarung di Grobogan Berujung Tragis, Ini 7 Fakta yang Terungkap
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Rating Calvin Verdonk dan Aksi Heroik Lille OSC Balikkan Keadaan Lawan Crvena Zvezda di Liga Europa
-
Tangis Ibu Fandi Ramadhan dan Radit Ardiansyah Pecah dalam RDPU Komisi III DPR
-
Cedera Parah 6 Bulan, Donny Warmerdam Kembali Bela PSIM Yogyakarta
-
Joseph Oetomo: Sosok di Balik PT Toba Pulp Lestari, Berapa Porsi Sahamnya?
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Tragedi Rel Kereta: 16 Nyawa Melayang, KAI Ingatkan Bahaya Ngabuburit di Jalur Terlarang
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus Saat Si Nyonya Tua Siapkan Perombakan Skuad Drastis
-
Ariawan Gunadi Tegaskan Gugatan Salah Sasaran dalam Sengketa NCD