Suara Denpasar – Di awal kedatangannya bergabung bersama Persebaya Surabaya pada paruh kedua musim lalu tak banyak publik yang mengenal nama Muhammad Iqbal.
Meski pemain yang memiliki nilai pasar sebesar Rp 434,54 juta itu pernah memperkuat klub Liga 3 Korea Selatan, Cheongju FC pada 2020 lalu.
Sayangnya karier Muhammad Iqbal di negeri Gingseng itu tak mulus karena ia menderita cedera ACL parah yang ia alami sejak 2018 lalu.
Kemudian Muhammad Iqbal bergabung dengan Persita Tangerang di Liga 1 2021-2022 dan sempat dipanggil Shin Tae-yong untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23 pada Februari 2022.
Tetapi karier Muhammad Iqbal kemudian seperti jalan di tempat hingga akhirnya ia bergabung ke Persebaya melalui program trial yang dilakukan Pelatih Persebaya, Aji Santoso.
Akan tetapi pemain asal Padang Pariaman Sumatera Barat itu tidak langsung nyetel dengan permainan Bajul Ijo, seperti yang ia tunjukkan saat laga uji coba melawan Persis Solo beberapa waktu lalu.
Iqbal sempat mendapat kritik dari Aji Santoso yang merasa tak puas dengan performanya.
Hingga kesempatan menunjukkan kemampuan terbaiknya hadir saat Iqbal turun selama 28 menit di lapangan menggantikan Supriadi di laga Persebaya vs Persib Bandung pada 13 Maret 2023 lalu.
Tetapi saat itu penampilannya dirasa kurang oke dan mendapat cibiran dari suporter Persebaya.
28 menit tersebut menjadi cambuk bagi Muhammad Iqbal untuk terus memperbaiki penampilannya.
Hingga dua laga terakhir menjelang akhir kompetisi, ia tampil gemilang saat Persebaya berhadapan dengan Persis Solo dan Arema FC.
Ia menunjukkan kualitasnya sebagai winger kanan yang bisa diandalkan tim. Iqbal mengakui sosok Aji Santoso begitu penting pada peningkatan permainannya di atas lapangan.
“Coach Aji (Santoso) selalu memompa semangat dan kepercayaan diri saya. Coach Aji menegaskan kepada saya bahwa saya ini pemain bagus punya potensi, lebih percaya diri lagi saat bermain di lapangan,” ungkap Muhammad Iqbal dilansir Suara Denpasar dari laman resmi klub, Kamis (29/6/2023).
Meski tampil gemilang selama preseason bersama Persebaya. Muhammad Iqbal merasa belum puas dengan penampilannya dan bertekad membawa Persebaya meraih prestasi terbaiknya musim ini.
“Saya tidak cukup puas dengan semua ini, masih terus berusaha agar membawa Persebaya meraih hasil maksimal.” Tegasnya. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda