/
Sabtu, 01 Juli 2023 | 15:20 WIB
Cek Fakta: Presiden Jokowi Bubarkan BEM UI dan Dicap Radikalisme, Nekat Ancam Berdarah-darah? (YouTube SUARA POLITIK)

Suara Denpasar – Beredar kabar Presiden Jokowi bubarkan BEM UI dan dicap sebagai radikalisme.

Bukan hanya itu, bahkan narasi berita tersebut menyebutkan kalimat ‘Nekat ancam berdarah-darah’.

Kabar itu diunggah dan disebarkan oleh kanal YouTube SUARA POLITIK pada Jum’at, 30 Juni 2023 dengan durasi video 10 menit 4 detik dan viral hingga ditonton 3,4 ribu kali, dilansir Suara Denpasar pada Sabtu, (1/7/2023).

Video itu disebarkan dengan judul ‘Modyar, Jokowi Bubarkan BEM UI dan DIcap Sebagai R4dikalism3, Nekat Ancam Berdarah-darah’.

Selain itu, pada thumbnail video juga dituliskan narasi serupa, yaitu ‘Breaking News, Presiden Jokowi Bubarkan BEM UI, Tim Khusus Temukan Beberapa Temuan Radikalisme’.

Berikut ini hasil penelusuran tim Suara Denpasar untuk menemukan fakta sesungguhnya dari kabar yang beredar itu.

CEK FAKTA

Setelah diputar, video itu menayangkan pernyataan sang narator dan dilanjut dengan kritik Ade Armando untuk BEM selaku politisi Partai Solidaritas Indonesia.

“Membongkar kedok Ketua BEM UI periode 2018 sampai 2023,” ucap sang narator.

Baca Juga: Cek Fakta: Ketua BEM UI Dikeluarkan dari Kampus, Surat Pemberhentian Dibacakan Langsung oleh Rektor UI

“Lho BEM ini baca gak sih revisi undang-undang ITE yang diajukan pemerintah? Kalau dibaca pasal-pasal yang hendak direvisi, terlihat jelas bahwa pemrintah berusaha mencegah agar jangan sampai pasal-pasal dalam undang-undang ITE dimanfaatkan untuk mengkriminilisasi mereka yang berani bicara bebas,” ujar Ade Armando dalam video itu.

Dalam video itu sama sekali tidak dibahas isu yang disebarkan pada judul berita, yaitu tentang Presiden Jokowi bubarkan BEM UI dan dicap sebagai radikalisme.

Tidak ditunjukan juga adanya bukti atau sumber kredibel yang bisa membenarkan judul berita tersebut.

Setelah ditelusuri melalui akun sosial media instagram @bemui_official, @sekretariat.kabinet, situs resmi Universitas Indonesia dan kanal YouTube Sekretariat Presiden, sama sekali tidak ditemukan bukti kebenaran kabar tersebut.

Sampai saat ini, Ketua Umum BEM UI yaitu Melki Sedek Huang masih menjabat dan aktif bersama organisasi mahasiswa di universitas nomor satu di Indonesia itu.

KESIMPULAN

Load More