Suara Denpasar - Pada pertandingan pembuka Liga 1 musim 2023/2024, Persis Solo harus menelan kekalahan di depan pendukung setianya di Stadion Manahan.
Laskar Sambernyawa harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3. Setelah pertandingan tersebut, pelatih Persis, Leonardo Medina, memberikan pesan kepada tim dan seluruh pendukungnya.
Dalam pernyataannya, Medina dengan tulus meminta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh suporter dan manajemen atas kegagalan meraih kemenangan.
Dia mengakui bahwa timnya tidak mampu mengatasi permainan dengan baik pada pertandingan tersebut.
Meskipun demikian, Medina juga ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pemain atas kerja keras dan semangat juang yang mereka tunjukkan di lapangan.
"Saya ingin meminta maaf kepada seluruh suporter dan manajemen karena kita tidak bisa meraih kemenangan. Kita perlu menerima bahwa hari ini kita tidak bisa mengatasi permainan dengan baik," ujar Medina dikutip dari persissolo.id (2/7/2023).
Meskipun Persis kalah, Medina tetap mengapresiasi upaya timnya dalam pertandingan tersebut. Dia berterima kasih atas kerja keras pemain yang terus berlari, menyerang, dan tidak pernah menyerah.
Pelatih ini juga menyatakan bahwa gaya permainan seperti ini adalah yang ingin ditunjukkan oleh Persis Solo sepanjang musim ini.
"Saya ingin berterima kasih atas kerja keras pemain. Mereka terus berlari, menyerang, dan tidak pernah menyerah. Inilah gaya permainan yang ingin coba kita tunjukkan di musim ini," jelas Medina.
Coach Medina tidak ingin timnya terpuruk dalam kekalahan ini. Dia berjanji bahwa Persis Solo akan berusaha membalas kekalahan tersebut pada pertandingan selanjutnya. Pada pekan kedua, Persis Solo akan bertandang ke Sleman untuk menghadapi Laskar Sembada.
Medina menyatakan bahwa timnya perlu bekerja keras dalam seminggu ke depan untuk memperbaiki diri dan mengatasi situasi ketika tertinggal.
Baginya, penting bagi Persis Solo untuk merebut poin saat bermain tandang jika mereka ingin bersaing di papan atas klasemen.
"Kita harus bekerja keras dalam seminggu ke depan. Saya sangat percaya diri dengan gaya permainan hari ini, namun perlu memperbaiki dengan baik untuk mengatasi permainan ketika kondisi tertinggal. Jika kita ingin berada di papan atas, maka kita harus bekerja keras merebut poin di laga tandang ketika gagal di laga kandang," tambah Medina.
Selain pelatih Medina, Jaimeson Xavier, seorang pemain Persis Solo, juga ikut menyampaikan permohonan maaf kepada suporter atas kekalahan ini. Meski tidak meraih hasil maksimal, Xavier menyatakan bahwa Persis Solo telah menunjukkan perkembangan yang sangat baik.
"Pertama, saya ingin meminta maaf kepada suporter. Namun, ini adalah progres dari tim, salah satunya adalah kemampuan kami dalam menguasai bola. Kami selalu bekerja keras di atas lapangan dan harus kembali fokus untuk pertandingan selanjutnya," kata Xavier.(*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Komentar Aji Santoso Usai Persebaya Menang di Kandang Persis Solo, Leonardo Medina Minta Maaf
-
Liga 1: Bruno Moreira Jadi Pahlawan dalam Kemenangan Tipis Persebaya Atas Persis Solo
-
BRI Liga 1: PSIS Semarang Masuk 10 Besar Klub Termahal, Cek Posisi Persis Solo, Harga Taisei Marukawa Tertinggal dari Skuad Sambernyawa
-
Jelang Kontra Persebaya, Leonardo Medina Siapkan Manuver untuk Persis Solo
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Trauma Masa Kecil dan Topeng Sosial dalam Novel Andreas Kurniawan
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Cara Menyimpan Daging Kurban Agar Tidak Cepat Busuk dan Bebas Bau Tak Sedap
-
5 Sepatu Puma Lifestyle Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
-
Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik di GBK Untuk Dongkrak Ranking FIFA Juni 2026
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Seraut Kenangan dalam Secangkir Kopi di Kedai Tempo Doeloe Kalisat Jember
-
Alibi Ashari Cabuli Santriwati: Sebut Korban Penuh Dengki dan Harus Diobati dengan Tidur Bareng
-
Lebih Ganas dari PMK! Ancaman Penyakit BEF Hantui Sapi Kurban di Bekasi: Telat Sehari Bisa Mati