/
Senin, 03 Juli 2023 | 20:57 WIB
Tanpa Dinaturalisasi PSSI, Pemain Abroad Ini Siap Bela Skuad Garuda di Piala Dunia U17, Begini Harapan Sang Ibu (IG: @staffanhorito)

Suara DenpasarPSSI tampaknya sudah memiliki beberapa nama pemain abroad yang siap membela skuad Garuda di Piala Dunia U17 2023, salah satunya adalah Staffan Qabiel Horito

Menariknya, Staffan Qabiel Horito sendiri merupakan pemain asli Indonesia. Ia pun lahir di Jakarta pada 21 Juli 2006. Sehingga ia tak perlu dinaturalisasi apabila Bima Sakti selaku pelatih yang ditunjuk PSSI menginginkan jasanya. 

Tak hanya itu, nama Staffan Qabiel Horito kini juga dikabarkan telah dimintai berkas untuk mengikuti seleksi Timnas U17

Kabar ini dibocorkan oleh seorang jurnalis pemain abroad, Ahmad Reza melalui akun Instagram pribadinya, @ahmad.reza85 baru-baru ini. 

Informasi ini pun rupanya bukan isapan jempol belaka, lantaran Ahmad Reza mendapatkan kabar tersebut langsung dari Ibunda sang pemain, Indriani Horito.

Kepada Ahmad Reza, Indriani mengaku bahwa anaknya itu telah dimintai nomor passport dan data-data lain. Kabar baiknya, Staffan saat ini hanya memegang paspor Indonesia, meski kini dia berkarier di Eropa. 

“Staffan pemegang satu passport yaitu passport Indonesia. Semalam sudah diminta data terkait passport dan lain-lain. Steffan Horito juga sudah diminta nomor paspornya. Sudah ditanya juga data-data untuk kepentingan seleksi,” kata Indriani, dikutip dari Instagram @ahmad.reza85, Senin (3/7/2023). 

Ibunda Saffan juga menjelaskan bahwa putranya itu saat ini bermain di Sant Cugat FC C di Juvenil Segunda Divisi di Spanyol. 

Musim ini, pemain yang akan berusia 17 tahun itu juga berhasil mencatatkan 30 pertandingan dari 34 caps sebagai starting eleven. 

Baca Juga: CEK FAKTA: Sombongnya Pelatih Malaysia Kim Pan Gon, Sebut Timnas Indonesia Tim Ecek-Ecek Tak Pantas Lawan Tim Asuhannya

Pada bulan April lalu, pemain berpostur 173 sentimeter itu pun sukses membantu klubnya meraih gelar juara. 

Sebelum berkarier di Sant Cugat FC, Staffan tercatat sempat bergabung dengan Persija Barat dan pernah membela Tim SBAI U12 di Final Turnamen Malaysia Borneo Invitational Cup 2018. 

Kelebihan lainnya, ia juga fasih dalam 3 bahasa yaitu bahasa Indonesia, Inggris, dan Spanyol. Meski diketahui sempat gagal saat mengikuti seleksi Timnas Indonesia U16, namun melihat perkembangan kemampuan dan catatan prestasinya ini, bukan tidak mungkin dia mampu menggaet hati Bima Sakti. 

Karena itu, Indriani juga berharap anaknya yang kerap mengisi posisi bek bertahan atau bisa diposkan pada gelandang tengah ini diberikan kesempatan untuk membela klub tanah airnya sendiri. 

“Staffan bermain di posisi RB/ LB AMR/ AML. (Harapannya) semoga (Staffan) dapat diberi kesempatan oleh tim pelatih Timnas Indonesia U17 untuk memperkuat merah putih,” kata sang ibu berharap. (*)

Load More