Suara Denpasar – PSSI tampaknya sudah memiliki beberapa nama pemain abroad yang siap membela skuad Garuda di Piala Dunia U17 2023, salah satunya adalah Staffan Qabiel Horito.
Menariknya, Staffan Qabiel Horito sendiri merupakan pemain asli Indonesia. Ia pun lahir di Jakarta pada 21 Juli 2006. Sehingga ia tak perlu dinaturalisasi apabila Bima Sakti selaku pelatih yang ditunjuk PSSI menginginkan jasanya.
Tak hanya itu, nama Staffan Qabiel Horito kini juga dikabarkan telah dimintai berkas untuk mengikuti seleksi Timnas U17.
Kabar ini dibocorkan oleh seorang jurnalis pemain abroad, Ahmad Reza melalui akun Instagram pribadinya, @ahmad.reza85 baru-baru ini.
Informasi ini pun rupanya bukan isapan jempol belaka, lantaran Ahmad Reza mendapatkan kabar tersebut langsung dari Ibunda sang pemain, Indriani Horito.
Kepada Ahmad Reza, Indriani mengaku bahwa anaknya itu telah dimintai nomor passport dan data-data lain. Kabar baiknya, Staffan saat ini hanya memegang paspor Indonesia, meski kini dia berkarier di Eropa.
“Staffan pemegang satu passport yaitu passport Indonesia. Semalam sudah diminta data terkait passport dan lain-lain. Steffan Horito juga sudah diminta nomor paspornya. Sudah ditanya juga data-data untuk kepentingan seleksi,” kata Indriani, dikutip dari Instagram @ahmad.reza85, Senin (3/7/2023).
Ibunda Saffan juga menjelaskan bahwa putranya itu saat ini bermain di Sant Cugat FC C di Juvenil Segunda Divisi di Spanyol.
Musim ini, pemain yang akan berusia 17 tahun itu juga berhasil mencatatkan 30 pertandingan dari 34 caps sebagai starting eleven.
Pada bulan April lalu, pemain berpostur 173 sentimeter itu pun sukses membantu klubnya meraih gelar juara.
Sebelum berkarier di Sant Cugat FC, Staffan tercatat sempat bergabung dengan Persija Barat dan pernah membela Tim SBAI U12 di Final Turnamen Malaysia Borneo Invitational Cup 2018.
Kelebihan lainnya, ia juga fasih dalam 3 bahasa yaitu bahasa Indonesia, Inggris, dan Spanyol. Meski diketahui sempat gagal saat mengikuti seleksi Timnas Indonesia U16, namun melihat perkembangan kemampuan dan catatan prestasinya ini, bukan tidak mungkin dia mampu menggaet hati Bima Sakti.
Karena itu, Indriani juga berharap anaknya yang kerap mengisi posisi bek bertahan atau bisa diposkan pada gelandang tengah ini diberikan kesempatan untuk membela klub tanah airnya sendiri.
“Staffan bermain di posisi RB/ LB AMR/ AML. (Harapannya) semoga (Staffan) dapat diberi kesempatan oleh tim pelatih Timnas Indonesia U17 untuk memperkuat merah putih,” kata sang ibu berharap. (*)
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Dibuang Percuma! Ini Peringatan Keras Ketum PSSI Erick Thohir untuk Saddil Ramdani
-
CEK FAKTA: Tak Profesional! Welber Jardim Resmi Dipanggil PSSI ke Timnas U-17, Sang Ayah Nekat Ngomong Gini?
-
Akhirnya! PSSI-nya Jepang Kabulkan Permintaan Erick Thohir, 2 Sosok Ini Dikirim ke Indonesia
-
Digertak Warganet Usai Pilih Bima Sakti Jadi Pelatih Timnas Indonesia U-17, Erick Thohir Akhirnya Buka Suara
-
Sat Set! Setelah Keisuke Honda, Yoyok Sukawi Terang-terangan Siap Bawa Shin Tae-yong ke PSIS Semarang
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter