Suara Denpasar- Kita tahu bahwa hingga saat ini, coach Shin Tae Yong yang menangani Timnas Indonesia belum berhasil meraih gelar juara untuk tim tersebut.
Pencapaian terbaik pelatih asal Korea Selatan tersebut adalah menjadi runner-up di Piala AFF tahun 2020 dan meraih medali perunggu di Sea Games 2021 di Vietnam.
Oleh karena itu, tidak mengherankan jika banyak pihak yang merasa tidak puas dengan kinerja pelatih asal Korea Selatan tersebut saat ia melatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia Rusia 2018.
Membahas hal tersebut, eks pemain Persib Bandung dan Timnas Indonesia yang saat ini menjadi asisten Pelatih Timnas Indonesia yakni Nova Arianto membocorkan sebuah fakta kenapa Shin Tae-yong tidak disukai keberadaannya di Indonesia.
Dilansir dari Yoursay.id, mantan pemain Persib Bandung itu mengungkapkan suatu hal yang mengejutkan tentang pelatih Shin Tae-yong.
Menurut pengakuannya, ia menyatakan bahwa Shin Tae-yong adalah sosok pelatih yang tidak akan terlibat dalam tindakan curang, tidak peduli siapapun yang mencoba mempengaruhinya.
Dirinya tahu bahwa Shin Tae-yong memiliki komitmen yang kuat untuk selalu memberikan yang terbaik bagi Indonesia dan menghadirkan pemain terbaik yang dimilikinya dalam setiap pertandingan.
Nova Arianto melihat bahwa coach Shin Tae Yong adalah jenis pelatih yang tidak ingin diganggu atau diragukan dalam hal taktik dan strategi permainan yang ia kembangkan.
Dalam pandangannya, permainan Timnas Indonesia mengalami kemajuan yang signifikan selama era kepemimpinan Shin Tae Yong karena semua pemain yang diturunkan di lapangan merupakan pilihan langsung dari pelatih tersebut.
Hal ini mungkin menjadi faktor penting yang berkontribusi terhadap perkembangan permainan timnas Indonesia di bawah arahan Shin Tae Yong.
Coach Nova Arianto berpendapat bahwa praktik-praktik semacam itu telah ada dalam Timnas Indonesia selama bertahun-tahun, tetapi baru-baru ini pelatih seperti Shin Tae Yong benar-benar melawan praktik-praktik tersebut.
Oleh karena itu, tidak mengherankan jika akhir-akhir ini terjadi konflik antara coach Shin dan beberapa petinggi federasi. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?