Nyoman Wiriyanto Ungkap Alasan Perkelahiannya dengan Sekretaris Golkar Klungkung
Suara Denpasar - Kader Golkar Klungkung Nyoman Wiriyanto menjelaskan kronologi perkelehaiannya dengan Sekretaris Partai Golkar Kabupaten Klungkung, Dewa Wiwin pada tanggal 10 Juli 2023 kemarin.
Nyoman Wiriyanto mengatakan dirinya hadir di sekretariat karena akan ada kegiatan bansos yang rencananya diselenggarakan pada tanggal 14 dan 15 Juli 2023.
Saat itu Dewa Wiwin duduk di ruangan milik Luh Komang Ari Ayu Ningrum (Ketua DPD II Golkar Klungkung) sambil menelepon. Ketika Ayu Ningrum ingin memakai ruangannya tersebut Dewa Wiwin malah menyuruh ketua Golkar Klungkung itu duduk di ruang tamu dengan nada yang tinggi.
Karena itu terjadilah saling adu argumentasi antara Dewa Wiwin (Sekretaris) dan Ayu Ningrum (ketua) diruangan tersebut. Mendengar keributan itu Nyoman Wiriyanto masuk ke dalam untuk menengahi.
Dia mencoba mengajak Dewa Wiwin untuk keluar dari ruangan Ayu Ningrum. Namun Dewa Wiwin menganggap Nyoman Wiriyanto telah mengintimidasi sehingga melontarkan kata-kata kasar. Karena mendapatkan kata-kata kasar oleh Dewa Wiwin, terjadilah saling adu kepala (menyundul) diantara mereka.
"Dia memprovokasi dan mengundang saya biar ribut pukul dia agar saya bisa dilaporkan. Dia suruh pukul, saya gak mau mukul. Tapi dia terus memprovokasi akhirnya saya seruduk pakai kepala nah dia ngelawan seruduk pakai kepala, mungkin karena kalah adu kepala karena dia gundul saya ada rambut."
"Karena dia kalah keluarlah kata-kata kasar. Nah di sanalah saya benar-benar naik pitam. Karena sampai menghina keluar saya. Dia bilang saya anak sundal berarti ibu saya orang yang tidak baik," kata Nyoman Wiriyanto menjelaskan di Sekretariat Golkar Bali, Rabu (12/7/2023).
Nyoman Wiriyanto menambahkan bahwa yang terjadi saat itu perkelahian, bukan pemukulan karena keduanya saling adu fisik secara aktif.
Baca Juga: Cek Fakta: FIFA Tiba di Jakarta, PSSI Langsung Girang Hasil Pemeriksaan JIS Diumumkan?
Kasus tersebut langsung diatensi oleh pengurus Partai Golkar Provinsi Bali sehingga mengundang kedua belah pihak untuk dilakukan mediasi di Sekretariat Golkar Bali. Namun karena Dewa Wiwin tidak hadir maka mediasi belum bisa dilakukan.
"Kami dari DPD Partai Golkar Provinsi Bali berinisiaiatif secara cepat untuk mengupayakan kedua belah pihak dipertemukan. Nah karena hari ini kami anggap tidak lengkap kedua belah pihak, atau tidak hadir satu pihak (Dewa Wiwin) maka kami anggap pertemuan kali ini (mediasi) tidak berlangsung sesuai dengan rencana," ujar Wakil Ketua Partai Golkar Provinsi Bali, Dewa Suamba Negara.
Namun begitu, Dewa Suamba Negara mengatakan pihaknya akan terus berupaya untuk mempertemukan Nyoman Wiriyanto dan Dewa Wiwin untuk didamaikan secara internal partai.
"Jadi kami akan tetap melanjutkan upaya mempertemukan kedua belah pihak, waktunya kami atur nanti," sambung dia.
Dewa Suamba Negara menegaskan konflik dinternal Partai Golkar Klungkung itu tidak ada hubungannya dengan pemilu. Sebab Dewa Wiwin dan Nyoman Wiriyanto berbeda dapil calon legislatif pada pemilu 2024. Menurutnya konflik seperti lumrah dalam suatu kepengurusan partai. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Mengaku Diperas Rp15 Juta oleh Imigrasi Bali, Bule Australia Tak Respons Kemenkumham Bali
-
Komisaris PT. Orianna Tegaskan Keberangkatan TKI yang Dilakukan Oka Muliawan Ilegal
-
Bak Aksi Film Hollywood, Bule AS Perusak Mobil Dinas Polri Dideportasi
-
Defisit Rp 1,9 Triliun Keuangan Pemprov Bali Terancam Ambruk
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Dari Open Dumping ke Sanitary Landfill, Benarkah Masalah Sampah di Pontianak Sudah Selesai?
-
Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025
-
Imigrasi Sumut Percepat Pembentukan Kantor Imigrasi Labuhanbatu
-
Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?
-
Dipolisikan, Penyebar Isu Erin Taulany Aniaya ART Terancam 3 Tahun Penjara
-
Rumah Anisa Rahma Kebakaran, 3.500 Mushaf Ditemukan Tetap Utuh
-
5 Contoh Teks Doa Upacara Hari Pendidikan Nasional 2026 yang Khidmat dan Penuh Makna
-
Detik-detik Dishub Hentikan Kendaraan, 3 Truk Langsung Tabrakan Beruntun di Palembang
-
Roy Kiyoshi hingga Barongsai Terancam Batal: Polisi Larang Kimsin Reunion Festival di Klenteng Tuban
-
26 Kode Redeem FC Mobile 30 April 2026: Sikat Ronaldo TOTS dan Olise Tanpa Top Up Dijamin Gacor