Suara Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali telah merancang kebijakan baru bagi wisatawan mancanegara (wisman) yang hendak masuk ke Bali. Kebijakan itu akan diterapkan pada 2024 mendatang.
Kebijakan itu menyangkut kewajiban wisman membayar Rp150 ribu per sekali kunjungan ke Bali.
Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Provinsi Bali pada Rabu (12/7/2023).
Wayan Koster yakin kebijakan itu tidak akan mengurangi kunjungan wisman. Sebab sebagai bentuk partisipasi wisman dalam menjaga alam dan budaya Bali. Selain itu untuk dibangun infrastruktur pendukung pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.
"Gak ada masalah kalau sudah digunakan untuk kepentingan lingkungan budaya dan apalagi akan dibangun infrastruktur yang lebih berkualitas sehingga berwisata di Bali itu akan lebih nyaman dan aman serta kondusif," ujar Koster.
Koster menegaskan kebijakan itu bukan suatu pungutan liar. Melainkan karena merujuk pada pada Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2023 tentang Provinsi Bali.
"Dalam regulasi, Pemprov Bali diizinkan mendapatkan sumber pendanaan berupa pungutan bagi wisatawan asing yang berwisata ke Bali yang diatur dengan Peraturan Daerah," urainya.
Wayan Koster menambahkan, hasil pungutan itu akan menjadi pendapatan asli daerah (PAD) Pemprov Bali yang akan dikelola oleh perangkat daerah secara terencana, terarah, tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. (*/Dinda)
Baca Juga: Cuek Banget! ANOC World Beach Games di Bali Batal, Gubernur Koster: Ngapain Disikapi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Hasil BRI Super League: Laga Sengit, PSIM Yogyakarta Tahan Persik Kediri
-
Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Climax, Drakor Comeback Ha Ji Won Setelah 4 Tahun Bareng Ju Ji Hoon
-
4 Parfum Aroma Manis Unisex untuk Hadiah Valentine, Romantis dan Berkesan!
-
Dari Palestina hingga Catalan Merdeka, Deretan Sikap Politik Pep Guardiola yang Jadi Sorotan
-
Atap Stadion Pakansari Rusak Diterpa Angin Kencang, Ada Korban Luka
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan
-
Sinopsis 5 Film di Netflix Paling Banyak Ditonton per Hari Ini, Masih Didominasi Horor
-
Santri Demo Kejari Gresik, Buntut Pengasuh Ponpes Ditahan dan Jadi Tersangka Korupsi