Suara Denpasar - Sejumlah fraksi DPRD Provinsi Bali mendukung rencana Pemerintah Provinsi Bali menarik pungutan terhadap wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Bali.
Termasuk fraksi gabungan 3 Partai yakni PSI, Hanura, NasDem. Dalam pandangan fraksi gabungan 3 partai itu menyebutkan tagihan wisman masuk Bali sedikit lebih tinggi dari yang diterapkan di Thailand.
I Wayan Arta, perwakilan yang membacakan pandangan umum 3 fraksi itu mengatakan hal wajar apabila Pemprov Bali menerapkan kebijakan itu. Disebutnya masih rasional.
"Pungutan USD 10, sangat rasional dan tidak rentan risiko tergerusnya kedatangan wisatawan asing. Jika dirupiahkan hanya berkisar Rp 150.000," kata Wayan Arta dalam sidang paripurna DPRD Provinsi Bali, Senin (17/7/2023).
Dia menambahkan bahwa Thailand juga menerapkan pungutan terhadap wisman yang masuk. Tagihannya pun selisih cukup kecil yaitu Rp 130 ribu.
"Sementara pesaing Bali, yakni, Thailand tahun ini juga memberlakukan pungutan 300 baht (sekitar Rp 130.000 atau USD 8,6)," terang politisi Partai Hanura itu.
Kendati begitu, Arta berharap agar hasil pungutan wisman itu nantinya dapat diperuntukkan untuk perawatan dan pelestarian alam dan budaya Bali.
"Pungutan dari wisatawan asing ini harus benar-benar difokuskan bagi pemuliaan, perlindungan, serta pelestarian kebudayaan dan lingkungan alam di Pulau Dewata," harapnya.
Arta juga meminta agar perlunya transparansi dalam pengelolaannya. Sebab dalam hitungan mereka Pemprov bisa mengumpulkan uang sekitar Rp 750 sampai 900 miliar dengan asumsi kunjungan wisman 5 juta di tahun 2024.
"Perlu transparansi keterbukaan alokasi dana yang dipungut dari wisatawan asing," tandasnya.(Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Demo Samarinda 21 April Soroti Isu KKN, Polisi Kerahkan 1.700 Personel Gabungan
-
Justin Bieber Kantongi Rp171,4 Miliar di Coachella 2026, Bagaimana dengan BIGBANG?
-
Polemik Mobil Dinas Wali Kota Samarinda: Cacat Kontrak, Pemkot Audit Internal
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Jazz Goes To Campus 2026 Hadir di TIM, Gandeng Erwin Gutawa hingga Tohpati
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!
-
Netizen Shock Harga Bensin Mendadak Naik, Dulu Rp1,4 Juta Kini Rp2,3 Juta
-
Minta Warga Panipahan yang Aksi Serahkan Diri, Polda Riau Akhirnya Klarifikasi
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat