Suara Denpasar - Sang Nyoman Trimayasa (34) harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran melakukan transaksi dengan uang palsu.
Sang Nyoman dijemput team opsnal Reskrim Polsek Kintamani di rumahnya di Banjar Kayukapas, Desa/Kecamatan Kintamani, Bangli, Kamis (14/7/2023) sekitar pukul 21.00 Wita.
Kapolsek Kintamani Kompol Ruli Agus Susanto menjelaskan kronologi penipuan tersebut berawal dari pelaku yang membeli mobil merek Honda Civic tahun 1996 milik I Wayan Witarsana (43) pada tahun lalu seharga Rp 40 juta. Namun, ia baru membayar uang muka sebesar Rp 7 juta.
Pelaku baru melunasi mobil tersebut pada tanggal 1 Juni 2023 menggunakan mata uang asing sebanyak 58 pecahan uang USD 100 lembar uang kertas.
I Wayan Witarsana (korban) baru mengetahui bahwa uang tersebut palsu ketika ingin menukarkan uang tersebut ke money changer di Ubud, Gianyar.
"Akan tetapi uang kertas tersebut dinyatakan palsu atau uang tidak asli oleh pihak money changer sehingga dari kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sebesar Rp 33 juta," terang Agus Susanto melalui keterangan tertulis, (18/7/2023).
Saat ini, Trimayasa dan barang bukti diamankan di Unit Reskrim Polsek Kintamani untuk dilakukan proses sidik lebih lanjut.
"Pelaku sudah diamankan beserta barang bukti. Sementara dilakukan proses sidik lebih lanjut," tandas Agus Susanto. (Rizal/*)
Baca Juga: Rusuh Pertandingan Persik Vs Arema, Ketum PSSI Erick Thohir Ingatkan Tragedi Kanjuruhan
Berita Terkait
-
PAD Bali Sudah Lebih 50 Persen, Paling Banyak dari Pajak Kendaraan Bermotor
-
Cek Fakta: Bikin Syok! Mundur dari Persib Ternyata Luis Milla Membelot ke Bali United?
-
Sekjen Peradi: Penyegelan Kantor LABHI Bali Test Case Nyali Polisi
-
Fraksi PSI, Hanura dan NasDem Dukung Pungutan Wisman Masuk Bali Meski Lebih Mahal dari Thailand
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok