/
Rabu, 19 Juli 2023 | 15:20 WIB
Cek Fakta: Liga Vietnam Bangkrut! Para Pemain Vietnam Hijrah ke Liga 1 Indonesia Karena Tergiur Gaji yang Lebih Layak (YouTube SUMAR TV)

Suara Denpasar – Beredar kabar liga Vietnam bangkrut lantaran pemainnya tergiur gaji yang lebih layak di Indonesia.

Berita itu beredar dan menyebarkan kabar para pemain Vietnam berbondong-bondong hijrah ke Liga 1 Indonesia, benarkah?

Kabar itu disebarkan oleh kanal YouTube SUMAR TV satu bulan lalu, tepatnya pada 12 Juni 2023 dengan video berdurasi 3 menit 12 detik dan sudah ditonton 351 ribu kali.

Pada thumbnail video ditampilkan foto salah satu presenter acara program berita nasional dengan narasi berita ‘Liga Vietnam Bangkrut’, dilansir Suara Denpasar pada Rabu, (19/7/2023).

Video itu disebar dengan judul ‘Tergiur Gaji yang Lebih Layak!! Para Pemain Vietnam Berbondong-bondong Hijrah ke Liga 1 Indonesia’.

Tim Suara Denpasar melakukan penelusuran mendalam terkait beredarnya video itu guna mendapatkan fakta sesungguhnya, berikut ini hasil cek faktanya.

CEK FAKTA

Setelah diputar, video itu menyampaikan penjelasan sang narator tentang narasi berita yang ia sampaikan pada judul.

“Tergiur dengan gaji tinggi, para pemain Vietnam berbondong-bondong pindah ke Liga Indonesia,” ucap sang narator.

Baca Juga: Taklukan Persebaya, PSIS Semarang Tembus Peringkat 3 Klasemen Sementara Liga 1, Panser Biru: Gak Usah Banyak-banyak...

Hingga akhir video tidak ditemukan bukti bahwa Liga Vietnam bangkrut karena seluruh pemain pindah ke Liga Indonesia.

Setelah ditelusuri, faktanya foto pada thumbnail video itu merupakan editan, foto aslinya diambil dari salah satu situs berita nasional.

Pada foto aslinya diketahui tidak ada narasi berita dengan keterangan ‘Liga Vietnam Bangkrut’. Berikut ini link foto aslinya: https://images.app.goo.gl/ozH7S3CaMr4RR3Yx5

Selain itu, berita liga Vietnam bangkrut tidak lah benar, faktanya liga negara tersebut masih ada sampai saat ini.

Bahkan, Liga Vietnam menempati posisi ke 12 Asia, sedangkan Liga Indonesia menempati posisi ke 27 di bawah Filipina.

KESIMPULAN

Hasil penelusuran menunjukan bahwa berita tersebut tidak benar, manipulatif dan dapat dikategorikan sebagai berita hoax. (*/Dinda)

Load More