/
Kamis, 20 Juli 2023 | 06:08 WIB
Komentari Rusuh Suporter Persik Kediri vs Arema FC, Erick Thohir: Kalau bandel, nanti... (ANTARA)

Suara Denpasar – Laga BRI Liga 1 2023/2024  yang mempertemukan antara Persik Kediri dan Arema FC diwarnai kericuhan antar suporter kedua klub. Laga tersebut yang berlangsung pada Sabtu (15/7/2023).

Melansir dari bolatimes, terkait pelarangan suporter tim tamu telah diatur dalam sebuah regulasi hanya saja belum optimal.

Namun, menurut Manajer Arema FC Wiebie Dwi Andreas atau dikenal dengan nama Wiebie adanya regulasi itu butuh proses penyesuaian.

“Terkait larangan fans tandang sesuai regulasi itu butuh proses, tentunya untuk adaptasi dan kami dari klub akan membantu,” ujar Wiebie.

Atas kericuhan yang terjadi, Ketua Umum PSSI Erick Thohir telah mengingatkan kepada seluruh insan sepak bola secara khusus suporter agar lebih memperhatikan lagi karena Indonesia masih dalam pengawasan FIFA.

Dia berharap agar kerusuhan seperti yang terjadi pada suporter Persik Kediri dan Arema FC tidak lagi terjadi, karena sudah ada kesepakatan dengan FIFA dan pihak terkait lainnya.

“Kami sudah bikin kesepakatan sesuai dengan perjanjian bersama FIFA, pemerintah, PT LIB, dan kepolisian,” jelas Erick Thohir dilansir dari akun fanbase @timnasbolaindonesia, Rabu (19/7/2023).

Dia pun menambahkan pengawasan FIFA ini akan berjalan selama dua tahun ke depan. Sehingga perlu adanya kedisiplinan dalam menaati aturan dan FIFA.

“Kalau ada kerusuhan lagi, nanti kompetisi pasti disetop, dan Indonesia dihukum. Oleh karena itu, kesepakatannya suporter tim tamu tidak boleh datang,” tegas Erick Thohir menambahkan.

Baca Juga: Buka Rahasia Kesukseksan Sepak Bola Indonesia, Erick Thohir Diminta Lakukan Ini Untuk Para Suporter

“Kalau bandel, nanti saya bilang. Makanya, harus ada penjualan tiket secara online. Nanti, kita lihat lagi kalau memang perlu dihukum,” imbuhnya. (*/Dinda)

Load More