Suara Denpasar – Diketahui saat ini Rendy Kjaernett telah memulai melakukan penghapusan dan penggantian gambar tato yang ada di punggungnya.
Diketahui, Rendy Kjaernett telah memutuskan untuk menghapus gambar wajah Syahnaz yang sebelumnya terpampang di punggungnya, dan mengganti dengan gambar lain.
Keputusan yang dilakukan oleh Rendy Kjaernett ini juga telah dibuktikan dengan pernyataan dari salah seorang tattoo artist tanah air, Hendric Shinigami.
Dalam hal ini, Hendric Shinigami mengungkapkan bahwa Rendy Kjaernett telah memutuskan untuk mengganti gambar tersebut, dengan kemungkinan alasan ingin rujuk dengan Lady Nayoan.
“Alasannya mungkin ya untuk peluang terakhir kali yak kan nggak mungkinlah lu mau balikan sama bini lu tapi ada foto bini orang,” ungkapnya
Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan bahwa Rendy Kjaernett tidak mempermasalahkan sama sekali terkait biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar jasa Hendric ini.
Namun Rendy Kjaernett hanya bertanya dan memastikan apakah Hendric mampu untuk menghapus gambar wajah Syahnaz di punggungnya.
“Si Rendy sendiri pun nggak nanya harga, yang dia minta itu lu bisa nggak sih hapus ini gitu,” tambah Hendric.
Ia juga menambahkan bahwa Rendy Kjaernett sebelumnya telah bertanya kepada beberapa seniman tato lainnya, namun tidak ada yang berani untuk hal tersebut.
Menurut Hendrik, penolakan tersebut terjadi karena saat ini Rendy Kjaernett tengah menjadi pusat perhatian public.
Sehingga jika hal ini gagal, tentunya akan membuat nama mereka menjadi terbawa-bawa.
Namun menurut Hendric, alasan dirinya menerima permintaan rendy dengan harapan hal tersebut dapat membantu hubungan kliennya tersebut, meskipun hal ini akan menjadi tantangan tersendiri baginya.
Hingga saat ini, diketahui proses pengubahan tato yang ada di punggung Rendy Kjaernett berada di tahap pertama dan akan dilakukan untuk tahan selanjutnya.(Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Menaker Sambangi PT Bukit Asam, Tegaskan Pentingnya SDM Unggul dan Keselamatan Kerja
-
Semen Baturaja Buka Suara soal Penetapan Tersangka oleh Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen GCG
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Mencekam! 9 Fakta Bus Terjun ke Sungai di Tanggamus Saat Lewati Jembatan Gantung
-
Pemprov Sumbar Bongkar Bangunan Langgar RTRW di Batang Anai, Eksekusi Mulai 16 Februari
-
7 Fakta Mengejutkan Penangkapan Dua Oknum TNI di Babel, Diduga Terlibat Pengiriman Timah
-
Kronologi Penerima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tewas Usai Tabrakan di Pacitan
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak