Suara Denpasar - Seorang petugas Imigrasi di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, berinisial AH harus diberhentikan sementara karena terlibat sindikat jual beli ginjal jaringan internasional.
Keterlibatan oknum AH dalam sindikat jual beli ginjal jaringan internasional itu dibenarkan oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Bali, Anggiat Napitupulu.
Saat dihubungi Suara Denpasar Anggiat mengatakan saat ini AH diberhentikan sementara, sampai putusan hukum terhadap AH inkrag.
"Sanksinya dihentikan sementara sampai proses hukumnya final," kata Anggiat melalui aplikasi tukar pesan WhatsApp, Jumat (21/7/2023).
Anggiat menjelaskan anggotanya itu mulai bertugas di konter Imigrasi Bandara Ngurah Rai sejak akhir Oktober 2022. Sebelumnya AH bertugas di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Medan, Sumatera Utara.
AH disebut berperan meloloskan para pendonor saat melakukan pemeriksaan di Bandara Ngurah Rai, Bali. Dia menerima uang sebesar Rp 3,2 juta hingga Rp 3,5 juta untuk setiap korban yang berangkat ke Kamboja.
Terdapat 12 tersangka dalam kasus tersebut, salah satunya adalah AH. Dia ditangkap pada 19 Juli 2023 di Bali.
Atas peristiwa itu, Anggiat mengatakan dia sangat kecewa ada anggotanya yang memiliki niat jahat seperti yang dilakukan AH.
"Saya kecewa atas rendahnya mental petugas seperti dia (AH)," kata Anggiat kecewa.
Baca Juga: Mengaku Diperas Rp15 Juta oleh Imigrasi Bali, Bule Australia Tak Respons Kemenkumham Bali
Senada dengan itu, Kadiv Imigrasi Bali Barron Ichsan mengecam keras perbuatan yang dilakukan oleh AH. Dia mengatakan tidak akan mentolerir apalagi melindungi AH dari jeratan hukum.
"Kami tidak akan melindungi ataupun mentorerir perbuatannya. Kami akan berikan sangki tegas sesuai dengan aturan yang berlaku di keimigrasian, saya kecewa dengan perbuatan (AH) dan saya minta ini tidak lagi terjadi di jajaran keimigrasian," tegas Barron. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026